Jakarta (RakyatRukun.com) – Insiden di gelaran Asia Talent Cup (ATC) 2019 di Sepang International Circuit membuat pembalap Indonesia Afridza Syach Munandar meninggal dunia. Afridza Munandar menghembuskan napas terakhir setelah mengalami crash hebat pada tikungan ke-10 di putaran pertama. Afridza sempat dibawa ke rumah sakit Kuala Lumpur dengan helikopter, namun nyawanya tidak tertolong.

Tak lama dari kejadian tersebut, pihak penyelenggaran langsung mengibarkan bendera merah tanda balapan dihentikan. Afridza Munandar sendiri merupakan pembalap yang menonjol di ajang ATC 2019. Pembalap binaan Honda Asia Team itu sudah dua kali meraih podium pertama, dua kali juara kedua, serta dua kali juara tiga.

Menjelang balapan MotoGP Malaysia 2019, pihak penyelenggara menggelar one minute silence untuk penghormatan bagi mendiang Afridza Munandar. Upacara mengheningkan cipta digelar sebelum balapan kedua Asia Talent Cup 2019 seri Malaysia yang berlangsung Minggu (3/11/2011) siang waktu setempat.

Tampak para pembalap dan ofisial ATC berdiri dan berbaris di starting grid Sirkuit Sepang untuk penghormatan kepada pembalap berusia 20 tahun tersebut. Para pembalap MotoGP seperti Valentino Rossi dan Marc Marquez juga tampak dalam barisan itu.

Selain itu juga ada pembalap dari kelas Moto3, Moto2, dan MotoGP lainnya yang sengaja hadir untuk memberi penghormatan terakhir kepada Afridza Munandar. Pihak penyelenggara MotoGP Malaysia kembali menyampaikan rasa duka cita yang mendalam kepada keluarga dan orang-orang terdekat yang ditinggalkan Afridza Munandar.

Pihak penyelenggara juga mengajak para penonton MotoGP Malaysia untuk ikut mengheningkat cipta. Motor bernomor empat dan helm replika yang digunakan Afridza Munandar ikut dipajang bersama poster dengan gambar muka pembalap kelahira Tasikmalaya itu.

Insiden kecelakaan yang menimpa pembalap bernama lengkap Afridza Syach Munandar ini terjadi di tikungan 10 di Lap 1 Sirkuit Sepang, Race 1 ATC 2019, Sabtu (2/11/2019). Dia sempat mendapat pertolongan medis dan dibawa dengan helikopter ke Rumah Sakit Kuala Lumpur, tapi nyawanya tak tertolong lagi.

Kasus kecelakaan yang merenggut nyawa pembalap andalan Indonesia Afridza Munandar bukan hanya menyisakan duka mendalam untuk sesama pembalap Tanah Air di ATC 2019.

Penggemar dan masyarakat Indonesia juga terkejut dengan kabar meninggalnya Afridzan Munandar.

Semoga kedepannya para pembalap bisa lebih mampu mengontrol emosi dan motor demi menghindari kecelakaan fatal yang bisa menghilangkan nyawa.

Selamat jalan Afridza Munandar, Indonesia kehilangan pemuda berprestrasi miliknya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Pegawai Rutan Makassar Mengikuti Upacara Gabungan Dalam Memperingati Hari Bela Negara

Jakarta (RakyatRukun.com) – Memperingati Hari Bela Negara, Kepala Rutan Kelas I Maka…