Jakarta, (Rakyatrukun.com) – Sampah jadi persoalan serius belakangan ini pascaditutupnya TPA Suwung oleh Bendesa dan  pecalang setempat. Mengatasi persoalan sampah, Gubernur Koster menerbitkan Peraturan Gubernur Bali Nomor 47 Tahun 2019 Tentang Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber dengan mengajak Generasi Millenial untuk menjadi pelopor dalam mewujudkan Budaya Hidup Bersih.

“Saya mengajak Generasi Millenial untuk menjadi pelopor dalam mewujudkan Budaya Hidup Bersih. Budaya Hidup Bersih harus menjadi life-style kita dan saya sungguh gembira karena makin banyak Generasi Millenial, anak muda dan sekeha teruna-teruni yang aktif melakukan gerakan bersih sampah di berbagai wilayah Bali,” ucap Koster, saat Launching Pergub No. 47/2019, Kamis (22/11) di Jayasaba Denpasar.
Launching yang dihadiri dinas terkait kabupaten/kota, pemerhati lingkungan, forum rektor, bendesa dan Sekaa teruna teruni, diungkapkan untuk mengatasi sampah harus dijadikan sebagai bagian dari gaya hidup, dikelola baik dan sistemik.

Peraturan Gubernur Nomor 47 Tentang Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber terdiri dari 13 Bab dan 40 Pasal dengan semangat mewujudkan budaya hidup bersih, serta meningkatkan kualitas lingkungan hidup dan kesehatan masyarakat. “Jadi sampah harus dikelola dari rumah tangga. Selain itu saya ingin gerakan dunia pendidikan mulai paud,  SD, SMP hingga SMA bahkan perguruan tinggi, industri, rumah sakit dan pasar juga akan jadi sentral pengolahan sampah,” tandasnya.

Jumlah timbulan sampah di Provinsi Bali mencapai 4.281 ton/hari. Dari jumlah itu yang sudah bisa tertangani dengan baik sebanyak 2.061 ton/hari (48%). Dari sampah yang tertangani ini hanya 4% (164 ton/hari) yang di daur ulang dan 1.897 ton/hari (44%) dibuang ke TPA. Sampah yang belum tertangani dengan baik sejumlah 2.220 ton/hari (52%). Sampah yang belum tertangani dengan baik ini ada yang dibakar (19%), di buang ke lingkungan (22%), serta terbuang ke saluran air (11%).

“Pola lama penanganan sampah yaitu kumpul-angkut-buang harus kita ubah dengan mulai memilah dan mengolah sampah di sumber.  Seyogyanya, siapa yang menghasilkan sampah dialah yang bertanggung jawab untuk mengelola atau mengolah sampah itu sampai selesai. Kalau kita yang menghasilkan sampah, masak orang lain yang disuruh mengurus sampah kita,” tukas politisi asal Buleleng tersebut.

Peran masyarakat dalam pengelolaan sampah rumah tangga sangat diharapkan antara lain menggunakan barang dan/atau kemasan yang dapat didaur ulang dan mudah terurai oleh proses alam, membatasi timbulan sampah dengan tidak menggunakan plastik sekali pakai,  menggunakan produk yang menghasilkan sesedikit sampah,  memilah sampah,  menyetor sampah yang tidak mudah terurai oleh alam ke bank sampah, mengolah sampah yang mudah terurai oleh alam dan menyiapkan tempat sampah untuk menampung sampah residu.

Pengelolaan sampah yang dilakukan di rumah tangga dan  kawasan/fasilitas bisa dilakukan secara mandiri atau bekerjasama dengan Desa Adat. Desa Adat bersinergi dengan Kelurahan melakukan pengelolaan sampah dengan cara melaksanakan pembinaan dan pemberdayaan kepada masyarakat dalam meningkatkan tanggungjawab terhadap pengelolaan sampah, membangun TPS 3R untuk mengolah sampah yang mudah terurai oleh alam dan mengangkut sampah dari sumbernya ke TPS 3R, bank sampah, dan TPA.

“Desa Adat saya harap berperan aktif dalam pengelolaan sampah dengan menyusun Awig-Awig/Pararem Desa Adat dalam menumbuhkan Budaya Hidup Bersih di wewidangan Desa Adat, melaksanakan ketentuan Awig-Awig/Pararem Desa Adat secara konsisten dan  menerapkan sanksi adat terhadap pelanggaran ketentuan Awig-Awig/Pararem Desa Adat,” tandasnya yang dikutip dari bisnisbali.com.

Dalam mewujudkan Bali yang bersih, hijau, dan indah, seluruh komponen masyarakat diharapkan melaksanakan budaya hidup bersih. Pergub juga mengatur tentang kewajiban produsen untuk melakukan pengurangan sampah dengan cara menarik kembali sampah dari produk dan kemasan produk untuk didaur ulang, diguna ulang dan dimanfaatkan kembali, dengan menunjuk bank sampah di setiap Kabupaten/Kota sebagai fasilitas penampungan sementara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Kementerian Pertahanan Gelar Pameran Industri Pertahanan, Menhan Gandeng Perusahaan Swasta

Jakarta (RakyatRukun.com) – Dilansir dari laman Detik.com, Kementerian Pertahanan (K…