Akhirnya Diringkus Sang Penyebar Hoax Surat Suara yang Dicoblos di Sumut

Aparat kepolisian meringkus pelaku yang diduga melakukan penyebaran video hoax surat suara 01 tercoblos yang dibagikan di media sosial Facebook, Rabu (20/3/2019). Pelaku diketahui berinsial UR yang merupakan warga Jawa Barat. Kasubbid Penmas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan membenarkan penangkapan pelaku hoax tersebut.

Akun yang digunakan tersangka untuk menyebar video hoax tersebut adalah akun palsu. Selama ini akunnya selalu berubah-ubah, ujar AKBP Nainggolan. Ia mengemukakan penangkapan tersebut dilakukan setelah petugas menyelidiki dan menelusuri pertemanan di akun Facebook penyebar hoax itu. Dari pertemanan itu ditelusuri, kemudian dijebak dan tersangka bisa diringkus.

AKBP Nainggolan mengatakan, penangkapan oleh tim Cyber Crime Polda Sumut setelah melakukan penelusuran. Petugas akhirnya menemukan informasi atas orang yang sempat menghebohkan masyarakat melalui akun palsunya tersebut. Petugas kemudian memancingnya dengan cara pertemanan lewat media sosial (medsos). Dia sudah ditetapkan sebagai tersangka. Saat ini, UR masih menjalani pemeriksaan. Penyidik Kepolisisan hingga kini masih menyelidiki motif tersangka menyebarkan informasi bohong tersebut. 

Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara (Sumut) dan KPU Kota Medan secara resmi melaporkan video hoax surat suara tercoblos 01 ke Mapolda Sumut, Minggu (3/3/2019) lalu. Laporan dibuat karena video tersebut dianggap dapat memprovokasi dan mencemarkan nama baik KPU sebagai penyelenggara Pemilu. Komisioner Divisi Advokasi dan Hukum KPU Sumut, Ira Wartati mengatakan, peristiwa ini merupakan hoax pertama yang menyerang KPU Sumut dan Kota Medan. Ia menjelaskan, pelaporan yang dilakukan ke polisi sebagai bentuk pembelajaran kepada masyarakat agar tidak sembarangan menyebarkan informasi yang belum teruji kebenarannya, 

Seperti diketahui, video hoax itu diketahui diunggah oleh akun Facebook Muhamad Adrian dan Kusmana. Dalam postingannya, Adrian menambahi keterangan yang bernada provokatif. Menurutnya KPU Sumut, jika dibiarkan video itu akan semakin melebar dan memberikan persepsi publik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

PANGAN DAN PERTAHANAN NEGARA

Logistik tidak dapat memenangkan pertempuran. Tetapi tanpa logistik pertempuran tidak dapa…