Antusiasme Warga Jakarta Menyambut Hadirnya MRT

Hingar bingar ujicoba moda transportasi Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta terasa kemarin Selasa 12 Maret 2019. Pada ujicoba hari pertama MRT masyarakat tidak menyia-nyiakan kesempatan mencoba layanan MRT. Terlihat dari antusiasme masyarakat yang sengaja meluangkan waktunya untuk mencoba moda transportasi baru tersebut. Mulai dari pelajar hingga pekerja langsung mencoba MRT pada hari Selasa kemarin. Masyarakat banyak yang membawa kamera digital baik untuk berfoto ria hingga untuk membuat Video Blog (Vlog). Seakan-akan mereka tidak mau melewatkan moment hari pertama pengoperasian MRT. Lalu bagaimana pendapat masyarakat mengenai uji coba MRT dihari pertama ini?

Dilansir dari Idnnews.com yang bertemu dengan Ayub Nursyuhada. Lelaki yang akan menempuh ujian nasional ini mengatakan, pengalaman naik MRT sangat menyenangkan, terlebih masih belum banyak orang yang mencoba MRT. Ayub mengatakan “Enak sih, keretanya lebih luas, sejuk juga,” ujarnya. Ayub mencoba MRT dengan naik dari Stasiun Dukuh Atas. Stasiun Dukuh Atas yang tampak modern bersih dan tertata membuat masyarakat yang mencoba merasa nyaman. Stasiun Dukuh Atas merupakan stasiun yang rencananya akan menjadi pusat integrasi dari beberapa moda transporatasi di Jakarta.

Kemudian melalui Sindonews.com, Hendrawan pria asal Lebak Bulus, dirinya sengaja mengikuti uji coba MRT hari pertama ini untuk menghitung waktu dan biaya perjalanan dari rumah menuju tempat kerjanya di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Dirinya kagum dengan kecepatan dan ketepatan waktu yang dirasakan langsung dari lebak bulus ke Bundaran HI sekitar 29 menit. Dia juga berharap tarif MRT dibawah Rp. 10.000 karena menurut Hendrawan, meskipun dengan fasilitas dan tekhnologi yang modern, MRT harus tetap memikirkan nilai kemampuan masyarakat.

Untuk menjaga ketertiban tersebut sebagai contoh PT. MRT Jakarta sendiri sudah memberikan sejumlah imbauan selama di stasiun maupun kereta MRT, salah satunya tentang penggunaan eskalator. Pengguna MRT juga diminta agar berdiri di sisi kiri dan memberikan ruang di sisi kanan untuk mendahului. Kemudian para penumpang diwajibkan antre pada garis kuning yang telah disediakan di depan screen door yang membatasi peron dan rel. Sementara itu, garis hijau menunjukkan jalur penumpang keluar dari dalam kereta.

Masyarkat yang mengikuti uji coba MRT pada hari pertama sangat mengapresiasi apa yang sudah dilakukan pemerintah dengan membangun MRT. Mereka merasakan kenyamanan dan ketepatan waktu MRT serta modernnya fasilitas. Mereka juga berharap ketika layanan ini sudah berjalan secara komersil masyarkat umum dapat menjaga ketertiban dan disiplin dalam menggunakan fasilitas transportasi. Bahkan dengan transportasi yang modern ini masyarakat berharap dapat menambah ketertiban masyarakat secara umum seperti diluar negeri.

Hal serupa juga terlihat di stasiun MRT Bundaran Hotel Indonesia (HI). Dikutip dari Kompas.com, Stasiun Bundaran HI tampak siap untuk digunakan penumpang. Memasuki stasiun, terlihat tangga dan eskalator yang letaknya berdampingan. Petugas-petugas stasiun tampak menyambut setiap penumpang yang ikut uji coba pagi tadi dengan senyuman. Fasilitas-fasilitas stasiun seperti toilet, mushala, dan ruang menyusui sudah dapat digunakan. Tampak satu orang petugas berjaga di setiap akses pintu masuk masing-masing fasilitas tersebut.

PT MRT Jakarta akan melakukan uji coba untuk publik selama dua minggu ke depan dari 12 – 24 Maret. Setiap harinya PT MRT akan menyediakan kuota penumpang yang berbeda. Pada 12 Maret sebanyak 4.000 orang, 13 Maret 8.000 orang, 14 Maret 12 ribu orang, 15 Maret 16 ribu orang, 16 Maret 20 ribu orang, 17 Maret 24 ribu orang dan 18-24 Maret 28.800 orang. Dikutip dari Republika.com, Direktur Utama PT Mass Rapid Transit ( MRT) Jakarta, William Sabandar mengatakan “Selama masa uji coba ini, MRT akan beroperasi dari pukul 07.00 WIB sampai 16.00 dengan headway 10 menit sekali.” Pembatasan kuota penumpang dilakukan untuk mempermudah proses evaluasi yang akan dilaksanakan setiap harinya.

Melihat antusiasme dari masyarakat dalam ujicoba MRT pada hari pertama terlihat bahwa masyarakat senang dengan adanya MRT. Salah satu masukan untuk layanan MRT adalah terjangkaunya tarif perjalanan MRT. Bahkan ada yang mengatakan siap meninggalkan kendaraan pribadi jika tarif terjangkau dan terintegrasi dengan transportasi lain. Dan semoga masyarakat pengguna moda transportasi ini bisa menjaga fasilitas dan ketertiban, sehingga transportasi aman dan nyaman untuk digunakan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Aplikasi PeduliLindungi Tracing Kontak Covid-19 Aman, Tapi Hati-Hati Palsuannya!

Jakarta, RakyatRukun.com – Melansir CNNIndonesia.com tanggal 18 April 2020, Pemerint…