Apasih Infrastruktur Langit itu?

Pada debat cawapres 2019 yang diselanggaran pada Minggu 17/03/2019, yang membahas tentang ketenagakerjaan, cawapres dari paslon nomor 01 Kh. Ma’ruf Amin menyebutkan bahwa tingkat pengangguran di Indonesia cukup rendah. Beliau mengatakan angkanya pada level paling rendah dalam 20 tahun terakhir.

Ma’ruf mengatakan bahwa pihaknya akan mendorong pada tenaga kerja untuk lebih menguasai teknologi. Khususnya pada bidang teknologi digital akan menjadi hal yang difokuskan. Ma’ruf mengatakan “Kebetulan pemerintah kita sudah bisa membangun infrastruktur darat, laut, udara, dan infrastruktur langit, melalui Palapa Ring, sehingga sekarang tumbuh usaha-usaha startup, unicorn, bahkan sebentar lagi ada decacorn.”

Lalu apa yang dimaksud Cawapres nomor urut 01 dengan infrastuktur langit tersebut? Apabila yang dimaksud adalah Palapa Ring, maka ini adalah suatu proyek pembangunan jaringan optik nasional yang menjangkau 34 provinsi, 440 kota kabupaten di seluruh pelosok Indonesia dengan seluruh total panjang kabel laut yang mencapai 35.280 kilometer dan kabel darat sepanjang 21.807 kilometer.

Palapa Ring merupakan proyek besar dari Kementerian Komunikasi dan Informatika. Proyek Palapa Ring mempunyai tujuan untuk menjadi ‘Tol Langit’. Dalam sebuah kesempatan, Rudiantara sebagai Menkominfo mengatakn bahwa proyek tersebut merupakn perintah dari Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf kala untuk menyatukan komunikasi seluruh wiliyaha Indonesia.

“Ini perintah dari Pak Jokowi dan Pak JK untuk mempersatukan Indonesia. Kalau ada tol laut, tol darat, maka ini tol langit sebagian,” ujar Rudiantara saat mengunjungi Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, Januari lalu dikutip dari Detik.com.

Istiah tol langit dipilih Jokowi untuk menggambarkan sebuah sambungan bebas hambatan bagi jaringan internet di Indonesia yang akan menghubungkan semua wilayah di Indonesia dari kota hingga desa-desa. Pada saat ini, jaringan internet belum tersebar diseluruh wilayah Indonesia. Jaringan Internet hanya tersedia di kota-kota yang banyak penduduknya. Hingga saat ini, wilayah pelosok dan terpencil seperti kota-kota terluar di Indonesia masih sangat kurang dalam sinyal internet, bahkan tidak mendapatkan sinyal sama sekali.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

PANGAN DAN PERTAHANAN NEGARA

Logistik tidak dapat memenangkan pertempuran. Tetapi tanpa logistik pertempuran tidak dapa…