Jakarta-RakyatRukun.com- Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) atau Kepala Bappenas Suharso Monoarfa menyampaikan bahwa krisis Covid-19 memerlukan Unprecedented Policies atau kebijakan yang belum pernah terjadi sebelumnya di mana kebijakan pemutusan sebaran virus dikombinasikan dengan kebijakan ekonomi.

Dalam outlook target pembangunan yang sudah disusun oleh Bappenas, Menteri PPN sebutkan pertumbuhan ekonomi di tahun 2021 akan meningkat sebesar 5,3% seperti yang dilansir dari Okezone.com.

Bappenas telah mengkaji ada delapan strategi pemulihan ekonomi pasca Covid-19 yaitu:

Akselerasi Investasi

Menarik investasi sebesar-besarnya untuk menggerakkan ekonomi melalui: OL Ciptaker, perluasan positive list investasi, percepatan integrase OSS, relaksasi aturan upah minimum sementara untuk menyerap tenaga kerja serta melakukan aftercare investasi yang ada agar tidak pindah ke negara lain.

Pemulihan Industri dan Perdagangan

Optimalisasi competitive advantage sektor-sektor industri unggulan: Optimalisasi pengadaan barang dan jasa pemerintah dan BUMN yang menggunakan produk industri dalam negeri; Akselerasi pengembangan produk substitusi impor khususnya makanan, minuman dan farmasi; Peningkatan fasilitas ekspor; Fasilitas impor bahan baku; Peningkatan standar produk; Optimalisasi PTA/FTA/CEPA untuk perluasan ekspor; Peningkatan efisiensi logistic.

Pendalaman Sektor Keuangan

Memperdalam sektor keuangan domestik dengan memperkuat struktur, ketahanan dan stabilitas sektor keuangan.

Pembangunan Pariwisata

Peningkatan frekuensi dan jalur penerbangan; Peningkatan pemasaran wisata ke originasi (wilayah) yang sudah pulih; Peningkatan event olah raga, senin budaya dan MICE; Penyediaan insentif untuk paket wisata khusus di destinasi prioritas; Peningkatan infrastruktur dan standar layanan; Pengaturan cuti dan libur bersama untuk wisatawan domestik.

Penguatan Sektor Kesehatan

Peningkatan upaya promotif dan preventif melalui Germas, kapasitas health security terutama surveilans dan sistem informasi, jejaring dan kapasitas laboratorium serta pemenuhan fasilitas dan alat kesehatan.

Perluasan Program Perlindungan Sosial

Perluasan program bantuan sosial, termasuk perluasan basis data yang mencangkup pekerja sektor informasi.

Pengembangan Infrastruktur

Investasi infrastruktur padat karya yang mendukung Kawasan Industri dan Pariwisata.

Pembangunan SDM

Program peningkatan SDM; kartu Prakerja, Pendidikan, Pendidikan dan Pelatihan Vokasi dan Pendidikan Usia Dini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Waspada DBD Saat Pandemi Corona Belum Usai

Jakarta, RakyatRukun.com- Di tengah pandemi Corona yang belum usai, ahli mengingatkan…