Jakarta, RakyatRukun.com – Tekanan besar dirasakan oleh para tenaga medis serta pasien yang terinfeksi virus Corona (COVID-19). Sangat wajar jika pasien merasa ketakutan di tengah pandemi seperti ini. Mengutip dari Suara.com, dr. Sinha dan rekan-rekannya di Rumah Sakit Whipps Cross, London Timur yang berada di bawah tekanan besar untuk merawat pasien kelompok rentan terinfeksi virus corona Covid-19.

dr. Sinha yang sudah berusia 56 tahun berusaha melakukan hal terbaik untuk menjaga pasien dan staf medis lainnya tetap optimis dalam melawan virus corona Covid-19. Sinha berusaha selalu muncul di hadapan pasien-pasien lansia yang terinfeksi virus corona Covid-19. Ia pun berusaha menebarkan kebahagiaan agar semua pasien tetap berpikiran positif.

Menciptakan Kebahagiaan

Saat ini dr. Sinha sedang berusaha melawan pandemi virus corona Covid-19. Wabah virus ini tentu tak mudah baginya, terlebih beberapa staf medisnya harus mengarantina diri karena mengalami gejala infeksi virus corona.

“Saat ini 4 staff medis saya sedang cuti karena mengalami gejala virus corona. Mereka mengaku bosan dalam grup WhatsApp unit kami. Dalam grup itu, kami mencoba membuat lelucon untuk menghibur dan menyemangati mereka,” kata Sinha.

Menurut dr. Sinha, kebahagiaan adalah kunci utama seorang pasien agar tetap optimis dalam melawan virus corona Covid-19.

Menempel Foto Tersenyum di APD

Masker wajah membuat dokter sulit menunjukkan tanda-tanda non-verbal yang positif seperti tersenyum. Robertino akhirnya mencetak foto berwarna dirinya sendiri yang sedang tersenyum, melaminatingnya, dan menempelkannya di APD.

“Senyum yang terlihat meyakinkan membuat perbedaan besar bagi pasien yang ketakutan,” tulis Robertino dalam unggahan di akun Instagram @captain_wolf82 miliknya.

Menurut mendiang Dr. Kate Granger, ahli geriatrik dan juru kampanye untuk perawatan pasien yang lebih baik, tersenyum sangat penting sebagai metode membangun hubungan antara dokter dan pasien, membangun hubungan, dan menghilangkan kecemasan pada keduanya.

Membuat Video Penyemangat Di Sosial Media

Melihat perkembangan media sosial saat ini, halaman platform digital seperti Twitter, Instagram dan Facebook mulai dipenuhi dengan video yang memberikan semangat untuk Tenaga Medis dan para pasien Covid-19.

Termasuk Presiden RI, Joko Widodo, juga mengunggah video penyemangat dan apresiasi kepada Tim Medis beserta para pasien Covid-19 di Indonesia melalui akun Twitter dan Instagramnya. Konten video Presiden ini kemudian banyak dishare dan didukung oleh para warganet.

Bernyanyi Bersama Komunitas atau Secara Online

SBY kembali merilis lagu baru berjudul Cahaya Dalam Kegelapan. Lagu ini diciptakan untuk menyemangati masyarakat yang tengah dilanda krisis corona. Lirik dalam lagu yang diaransemen oleh musisi Tohpati dan dinyanyikan oleh Joy Tobing, Sandhy Sondoro, Yuni Shara, Ario Wahab, Andy Rif, Lala Karmela, Ita Purnamasari, dan Irang Perdana secara online di tempat masing-masing.

Di tengah krisis corona yang melanda, SBY pun menuangkan perasaan dan inspirasinya untuk menyemangati warga dunia.

Selain itu, sempat viral juga video bernyanyi bersama oleh masyarakat yang tinggal di Apartemen. Metode bernyanyi bersama dan dipandu oleh salah seorang penghuni Apartemen sambal meneriakkan Stay At Home!

Beberapa hal diatas mungkin dapat dilihat langsung oleh Tenaga Medis dan para pasien, karena fasilitas perawatan di RS Darurat Covid-19 semuanya dilengkapi Hotspot gratis agar komunikasi lancar melalui Smartphone.

Ayo Indonesia Tetap Semangat!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Dirgahayu TNI AU, Sayap Pelindung Tanah Airku!

Jakarta, RakyatRukun.com – Pada Selasa, 9 April 2019, ini Tentara Nasional Indonesia …