Keluar dari tahanan ternyata tidak menghentikan karir mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Cahaya Purnama (Ahok). Berbuah manis setelah menderita di penjara kurang lebih 2 tahun, Ahok mendapat penghargaan Roosseno Award tahun 2019 sebagai tokoh yang menginspirasi terkait etos kerja dan berintegritas. Penghargaan yang diserahkan pada Senin, 22 Juli 2019 ini dinilai oleh sejumlah dewan penilai yaitu Prof. Dr.Syafi’I Maarif, Prof.Dr.Franz Magnis-Suseno, Prof.Dr.Saparinah Sadli, Dra.Henny Supolo Sitepu, Goenawan Mohamad, dan Daniel Dhakidae, Ph.D setelah melalui rangkaian penilaian.

Roosseno Award adalah penghargaan yang diberikan kepada tokoh Indonesia yang menginspirasi atas karya dan semangat serta ilmu pengetahuan dan budaya. Sejumlah tokoh Indonesia yang pernah juga menerima penghargaan ini pada tahun 2014 yaitu B.J Habibie di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi serta tahun 2015 kepada Franz Magnis Suseno di bidang sosial-humaniora (Baca Juga : Integritas Teruji Pada Pemimpin Yang Sudah “Kenyang”. Benarkah?)

Tokoh Indonesia Yang Telah Menerima Roosseno Award

Melansir Kompas.com, pelindung dan penasihat Roosseno Award, Toeti Heraty N. Roosseno mengatakan bahwa seorang gubernur yang hendak meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan ketertiban metropolitan memang perlu melaksanakan gebrakan baik pada keribetan birokrasi, non-transparansi sistem anggaran, dan kelonggaran disiplin yang hingga kini masih berjalan di Pemerintah Provinsi DKI. Hal ini menjadi penilaian sehingga Ahok berhak untuk mendapatkan penghargaan tersebut.

Etos Kerja Yang Dibuktikan Dengan Penghargaan

Apalah artinya mengatakan seseorang berkualitas jika tidak dibuktikan dengan pencapaian yang dihasilkan melalui penghargaan. Disamping kabar baik dan buruknya Ahok semenjak menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, dia telah menerima 14 penghargaan atas etos kerjanya selama ini. Melansir IDNtimes.com, 14 penghargaan yang diterima Ahok bersama Jakarta tersebut antara lain:

  • WWF Award, Kategori National Earth Hour Capital 2015 and National Earth Hour Capital 2016
  • PT Telkom Indonesia, Smart City Nusantara
  • Indonesia Green Award 2016, The Most Inspiring
  • Penghargaan dari Bappenas, kategori penghargaan antara lain :
    • Terbaik I kategori Provinsi untuk perencanaan terbaik,
    • Terbaik I Kategori Provinsi untuk perencanaan inovatif,
    • Terbaik kategori 1 untuk perencanaan progresif,
    • Pencapaian MDGs (Millenium Development Goals) tertinggi Tahun 2015, MDGs Terbaik, dan Capaian indikator terbanyak.
  • Gus Dur Award 2016
  • Bappenas dan LKPP, Kategori National Procurement Awards
  • Penghargaan KPK, Kategori Penghargaan Anti Gratifikasi
  • Basarnas, Kategori Warga Kehormatan Basarnas
  • Alzheimers Disease International, Kategori Champion Alzheimer’s Disease
  • Bung Hatta Anti Corruption Awards, Kategori Tokoh Anti Korupsi
  • Democracy Awards
  • Penghargaan Serikat Perusahaan Pers (SPS), Kategori Tokoh Politik Pilihan SPS
  • Penghargaan MURI dalam Rekor Menciptakan Perizinan
  • MNC Group, Tokoh Seputar Indonesia 2013, Kategori Tokoh Kontroversial

Tak hanya nasional, prestasi Ahok juga disorot dunia. Masuk kedalam penghargaan terkenal yang datang dari hasil pilihan majalah Foreign Policy. Dalam daftarnya, nama Ahok masuk dalam Global reThinkers 2017 yang berisi para pemimpin terkemuka dan intelektual dunia.

Diunggah dalam vlognya BTPVLOG di Youtube, Ahok mengungkapkan bagaimana dia stress pada awal menjalani hukuman di Mako Brimob. Menurutnya, sebagai seorang Gubernur DKI Jakarta yang masih aktif, tidak korupsi dan tidak melakukan pidana namun dijebloskan ke penjara merupakan hal terberat dalam hidupnya. Namun akhirnya dia mampu melewati semuanya itu hingga akhirnya dinyatakan bebas pada 24 Januari 2019 lalu. Semoga pak Ahok tetap terus berkarya dan meningkatkan etos kerjanya dibidang lain walaupun saat ini bukan menjadi pejabat lagi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

PANGAN DAN PERTAHANAN NEGARA

Logistik tidak dapat memenangkan pertempuran. Tetapi tanpa logistik pertempuran tidak dapa…