Bisakah Indonesia Menjadi Poros Maritim Dunia ??

Seperti yang kita ketahui, Negara Indonesia adalah negara yang memiliki banyak sekali pulau, serta mempunyai kekuasaan wilayah perairan yang lebih luas daripada daratan dan kaya akan sumber daya alamnya, atau biasa disebut “Negara Maritim”. Pada saat Presiden Joko Widodo berpidato dalam acara Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-9 di Myanmar, Jokowi mengajak Negara anggota KTT tersebut untuk meningkatkan kerjasa sama maritim menjadi lebih damai dan bukan, berusaha untuk mendominasi atau merebut sumber daya alam maupun supremasi maritim. Hal tersebut juga sejalan dengan program Nawacita Nasional Presiden Joko Widodo yakni mewujudkan Indonesia sebagai “Poros Maritim Dunia”.

Seperti yang dikutip dari kemlu.go.id, dalam mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia, Presiden Joko Widodo mencanangkan lima pilar utama yaitu :

  • Pilar pertama : pembangunan kembali budaya maritime Indonesia
  • Pilar kedua : Berkomitmen dalam menjaga dan mengelola sumber daya laut dengan fokus membangun kedaulatan pangan laut mealalui pengembangan industry perikanan dengan menempatkan nelayan sebagai pilar utama.
  • Pilar ketiga : Komitmen mendorong pengembangan infrastruktur dan konektivitas maritim dengan membangun tol laut, pelabuhan laut, logisti dan industry perkapalan, serta pariwisata maritim.
  • Pilar keempat : Diplomasi maritime yang mengajak semua mitra Indonesia untuk bekerja sama pada bidang kelautan.
  • Pilar kelima : membangun kekuatan pertahanan maritime.

Dalam pidato tersebut, Presiden Joko Widodo berencana membangun kekuatan maritim melalui moderenisasi alutsista TNI sebagai solusi atas kurangnya alutsista guna memantau garis pantai dan perairan Indonesia. Selain itu, langkah tersebut juga sebagai langkah pengamana dan bentuk tanggungjawab untuk menjaga keselamatan pelayaran di perairan Indonesia. Untuk itu, Indonesia mempertimbangkan untuk membeli 4 buah UAV Wing Loong 1 dari Aviation Industry Corporation of China, serta drone yang pelelangan proyek itu akan diikuti setidaknya 10 peserta  dari Cina sampai Portugal.

Selain memperkuat alutsistanya, pemerintah juga terus menambah jumlah program pembangunan Tol Laut dengan tujuan sebagai konektifitas perekonomian Indonesia. Disamping itu, pemerintah juga harus melanjutkan program “Rumah Kita” untuk menindaklanjuti program “Tol Laut” yang berfungsi sebagai penampungan logistik dari wilayah barat hingga timur. Hal itu agar menjaga keseimbangan keterisian kapal-kapal yang akan datang dari wilayah Indonesia barat dan timur.

Dengan upaya pemerintah tersebut, maka bisa saja Indonesia menjadi Negara Poros Maritim Dunia. Karena Indonesia memiliki bentang alam yang luas dan sumber daya alam yang sangat besar, sektor kemaritiman harus segera diwujudkan. Agar kedaulatan dan kesejahteraan NKRI terjaga serta terpelihara dengan lebih baik.#IndonesiaBersatu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

PANGAN DAN PERTAHANAN NEGARA

Logistik tidak dapat memenangkan pertempuran. Tetapi tanpa logistik pertempuran tidak dapa…