Coronavirus merupakan virus Zoonotic yaitu transmisi dari hewan ke manusia. Coronavirus merupakan RNA virus, bersirkulasi di hewan, seperti unta, kucing, dan kelelawar.  Hewan dengan coronavirus dapat berkembang dan menginfeksi manusia seperti contoh kasus MERS dan SARS serta kasus outbreak saat ini (2019-nCoV).

Menurut dr. Erlina Burhan dari Departemen Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi FKUI / RS Persahabatan, Kode genetik 2019-nCoV mirip Corona virus SARS-like dimana kelelawar, dan mungkin bermutasi sebelum menginfeksi manusia setelah diteliti lebih lanjut mirip  coronavirus di ular (Ular makan kelelawar). Ular di jual di Pasar Tradisional di Wuhan.

Wuhan Pusat Penjualan Hewan-Hewan Tak Biasa

Lebih 100 varietas hewan, hewan-hewan tak biasa seperti ular hingga luwak, dan unggas hidup, serta mulai dari rubah, musang, hingga serigala diperjual belikan di pasar tradisional. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), musang dianggap sebagai perantara yang membawa virus kelelawar yang menular ke manusia yang berasal dari pasar basah di Provinsi Guangdong dan Hong Kong, menyebabkan wabah sindrom pernapasan akut (SARS) pada tahun 2002-2003. SARS telah membunuh 774 orang di seluruh dunia dan total orang yang terinfeksi mencapai 8.098.

Huanan Wholesale Seafood Market yang terletak di Wuhan, Hubei, China

Sensitivitas Coronavirus

Coronavirus baru sensitive terhadap pemanasan 56℃ selama 30 menit, 75% alcohol, Disinfektan berisi chlorine, hydrogen peroxide disinfectant, chloroform dan pelarut lipid dapat secara efektif menginaktivasi virus.

Penularan Coronavirus

  1. Tranmisi dari manusia ke manusia:
  2. Via droplet saluran napas seperti batuk dan bersin
  3. Kontak dekat personal (menyentuh atau jabat tangan)
  4. Menyentuh benda atau permukaan yang terdapat virus disana dan ketika menyentuh mulut, hidung, atau mata sebelum mencuci tangan
  5. Kontaminasi feses
  6. Terdapat kasus, satu pasien,  à “a suspected super-spreader” diduga telah menularkan ke 15 staff di satu rumah sakit (serang dokter meninggal) 

Dengan demikian, KLB 2019-nCoV atau Coronavirus sebagai isyarat agar manusia membatasi diri untuk tidak mengkonsumsi hewan liar seperti kelelawar atau Ular, sebagai pencegahan penyakit infeksi zoonosis.

Gejala Klinis Penderita

Penderita mengalami Infeksi saluran napas akut berat (Severe Acute Respiratory Infection-SARI). Infeksi saluran napas akut dengan riwayat demam (suhu≥ 38 C) dan batuk; onset dalam 10 hari terakhir dan perlu perawatan di RS. Jika tidak ada demam tidak mengeksklusi infeksi virus.

Kondisi Terkini Penularan Coronavirus

31 Desember 2019

  • Laporan kasus pneumonia yang tidak diketahui penyebabnya di kota Wuhan, Provinsi Hubei, China
  • Awalnya per tgl 3 Januari hanya 44 pasien

01 Januari 2020

  • Outbreak dicurigai terkait dengan suatu pasar di Wuhan
  • The Huanan Seafood wholesale di Wuhan di tutup

11 – 12 Januari 2020

  • Secara epidemiologi outbreak berkaitan dengan paparan satu pasar di Kota Wuhan
  • sampel isolat untuk diidentifikasi mikroorganisme penyebab à tipe baru Coronavirus (10/1/20)
  • Transmisi hewan ke manusia

22 Januari 2020

  • 15 pekerja medis terinfeksi, 1 pasien dalam kondisi kritis, 
  • Tim di China mengonfirmasi virus Wuhan dapat transmisi melalui manusia ke manusia

Kondisi Terkini

  • Terkonfirmasi kasus terdapat di 29 dari 31 provinsi di China
  • Teridentifikasi 15 staff rumah sakit terinfeksi
  • 14 kota di China di karantina

Melansir  Marketwatch.com (21/01/2020), Kondisi ini setiap jam kasus terus bertambah dan semakin meluas ke berbagai negara.

Pencegahan infeksi Coronavirus baru pengolahan makanan dari Pasar

Berikut ini adalah anjuran pencegahan infeksi Coronavirus dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang dapat kita terapkan yaitu:

  1. Cuci tangan dengan sabun dan air setelah mengolah hewan dan produk hewan 
  2. Hindari menyentuh mata, hdung dan mulut 
  3. Hindari kontak dengan hewan sakit dan daging berpenyakit 
  4. Hindari kontak dengan kandang hewan dan limbah air di pasar 
Pencegahan Coronavirus

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Gaji PNS/ASN Tidak Naik Tahun 2020, Gaji ke 13 dan THR 2020 Bakal Lebih Besar

Pemerintah tidak memiliki rencana menaikkan gaji atau tunjangan PNS TNI Polri dan Pensiuna…