Elektabilitas Jokowi Turun. Suara Pemilih Islam Mendukung Jokowi

Calon presiden dengan nomor urut 01, Joko Widodo-Ma’ruf Amin mengungguli capres nomor urut 02, Prabowo Subianto berdasarkan survei Roy morgan pada Maret 2019. Survei asal Australia ini menyebutkan elektabilitas Jokowi sebesar 56,5 persen, sementara Prabowo 43,5 persen. Angka ini sedikit mengalami penurunan sebesar 0,5 persen dari bulan Februari untuk Jokowi kenaikan sebesar 0,5 persen untuk kubu Prabowo. Survei ini dilakukan tanpa mengikutsertakan nama calon wakil presiden.

Roy Morgan merupakan perusahaan riset pasar yang paling dikenal dan paling lama berdiri di Australia. Survey pemilihan dilakukan terhadap dua kandidat capres dari pertengahan Februari hingga pertengahan Maret 2019. Metode wawancara secara tatap muka langsung melibatkan responden sebanyak 1.102 orang diatas umur 17 tahun di 17 provinsi. Hanya lebih dari 6 persen responden tidak dapat mengatakan siapa yang mereka dukung. 

Poling yang dilakukan ini mewakili pemilih baik secara geografis maupun demografis. Dukungan Jokowi dilaporkan paling kuat di wilayah pedesaan dengan nilai sebesar 63 persen penduduk. Angka ini naik 2,5 persen pada bulan lalu dibandingkan dengan yang mendukung Prabowo sebesar 37 persen (turun 2,5 persen). Namun, Prabowo menutup celah pemilih ini di wilayah perkotaan. Prabowo didukung oleh 48,5 persen penduduk di perkotaan dibandingkan dengan 51,5 persen yang mendukung Jokowi. Dukungan untuk Prabowo di perkotaan naik sebesar 3 persen dibanding bulan lalu sedangkan Jokowi turun sebanyak 3 persen.

Dukungan Prabowo terkuat di wilayah Ibu Kota Indonesia, yakni Jakarta, kemudian provinsi Jawa Barat dan Banten serta di Sumatra Selatan. Sementara Jokowi mendominasi wilayah Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, dan Bali. Lebih dari tiga perempat pemilih di Jawa Timur dan Bali mendukung Presiden Jokowi.

Hasil analis berdasarkan jenis kelamin (gender), dukungan wanita terhadap Jokowi meningkat dari sebulan lalu sedangkan dukungan pria terhadap Prabowo mengalami kenaikan. Dukungan wanita untuk Jokowi telah tumbuh sebanyak 2 persen hingga 60 persen di bulan Maret dibandingkan dengan Prabowo yang mencapai 40 persen (turun 2 persen). Dukungan untuk Jokowi di kalangan laki-laki turun 3 persen menjadi 53,5 persen sementara dukungan untuk Prabowo naik 3 persen menjadi 46,5 persen.

Berdasarkan survey bila dilihat dari tingkatan usia, dukungan untuk Jokowi yang tertinggi berasal dari responden berusia 25-34 tahun. Menilik hasil analisa dukungan untuk setiap kandidat berdasarkan usia, Jokowi memiliki prospek yang kuat di antara responden berusia 25-34, 35-49, dan lebih dari 50 tahun. Namun, daya tarik Prabowo paling kuat di antara usia 17-24 tahun yang mengalami kenaikan sebesar 2 persen menjadi 50 persen. 

Hal berbeda datang dari survey yang dilakukan Indikator. Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanudin Muhtadi menyatakan bahwa terdapat pergeseran suara pada kalangan umat Islam pada Pilpres 2019 dibandingkan 2014. Pergeseran tersebut tampak pada hasil survei Indikator per Maret 2019 yang menunjukkan tingkat keterpilihan pasangan calon nomor urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin 50,9 persen, sedangkan paslon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno 41,6 persen.

Jika di Pilpres 2014 Prabowo lebih unggul, namun kini di Pilpres 2019 Jokowi yang unggul di kalangan pemilih Islam. Ia menjelaskan, Jokowi-Ma’ruf unggul besar di umat Muslim yang berafiliasi dengan organisasi masyarakat Nahdlatul Ulama (NU) dan ormas lain. Dari Oktober 2018 hingga Maret 2019, basis dukungan Jokowi-Ma’ruf di kalangan pemilih Islam memang cenderung menguat, sementara kelompok undecided voters kian rendah. Survey yang dilakukan oleh Indikator melibatkan 1.220 responden dengan metode random sampling. Adapun margin of error sebesar 2,9 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Meskipun dukungan untuk Prabowo sekarang telah meningkat selama dua bulan berturut-turut, waktu semakin habis bagi penantang untuk menutup celah pada Presiden Jokowi dengan pemilihan yang akan diadakan hanya dalam dua minggu pada Rabu, 17 April 2019.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Aplikasi PeduliLindungi Tracing Kontak Covid-19 Aman, Tapi Hati-Hati Palsuannya!

Jakarta, RakyatRukun.com – Melansir CNNIndonesia.com tanggal 18 April 2020, Pemerint…