Gambar Pelaku Bom Muncul di Online. IS Pelaku Ledakan di Sri Lanka?

Saluran Telegram Pro-IS merilis tiga gambar yang diduga pelaku bom bunuh diri bertepatan dengan perayaan Paskah (21/4) di Sri Lanka. Ketiga gambar pelaku tersebut terlihat bendera IS (Islamic State) yang digunakan sebagai latar belakang, sehingga diindikasi bahwa IS terlibat dalam ledakan hari Minggu di Sri Lanka. Pada gambar tersebut, operasi NTJ Zahran Hashin diidentifikasi sebagai salah satu pelaku bunuh diri. Ledakan diklaim memakan korban kurang lebih 300 orang dan ratusan orang lainnya mengalami luka-luka.

Dikutip dari Media Times of India (23/4), ketiga foto pelaku diidentifikasi adalah Abul Barra, Abul Mukhtar dan Abu Ubaida. Ketika agensi Intel Sri Lanka menunggu konfirmasi dari juru bicara IS yaitu Amaq, sebuah sumber mengatakan bahwa gambar tersebut milik elemen terpercaya yang merupakan salah satu bagian dari National Tawheed Jamaat (NTJ) yang dioperasikan oleh Zahran Hashin, salah satu pelaku bom bunuh diri yang teridentifikasi.

Ubaida merupakan satu-satunya yang tidak menggunakan penutup wajah pada gambar tersebut dan kedua gambar lainnya masih diverifikasi oleh agensi intel Sri Lanka. Jaringan intelijen juga menemukan sebuah kemungkinan hubungan IS sebagai pelaku ledakan bom yang muncul sebulan setelah juru bicara IS, Abu Hassan al-Mujahir merilis sebuah rekaman pidato yang mendesak umat Islam untuk membalas serangan penembakan di masjid New Zealand beberapa waktu lalu dimana 50 orang terbunuh oleh seorang pria bersenjata. Di dalam pidato yang berdurasi 44 menit tersebut, Mujahir terdengar sedang mengatakan bahwa pembantaian harus membangunkan mereka yang dibodohi dan harus menghasut para pendukung Kekhalifahan untuk membalas agama mereka.

Diketahui sampai saat ini pemerintah Sri Lanka melalui agensi intel telah mencegat rekaman audio tersebut dan menutup semua platform group dan percakapan online dimana para operatif yang diilhami IS sedang mendiskusikan tentang melakukan serangan terhadap tempat-tempat ibadah di negara masing-masing. Sebuah peringatan dikeluarkan oleh pemerintah di kota-kota di India untuk meningkatkan keamanan di tempat-tempat ibadah, terutama gereja.

Umat Kristiani Sri Lanka Takut Ke Gereja

Setelah kejadian ledakan di Sri Lanka hari Minggu bertepatan dengan hari raya paskah, umat Kristiani di Colombo, Sri Lanka mengaku takut kembali ke gereja. Pastor Lour Fernando mengatakan kepada media Times of India di Gereja St Sebastian’s di Negombo, yang merupakan salah satu dari tiga gereja yang mengalami ledakan. Pastor Lour Fernando mengingatkan agar umat tetap berdoa dan berjaga serta tetap ke gereja. Salah satu supir taxi di Negombo mengaku takut dan trauma kembali mengunjungi gereja disebabkan oleh anak dari temannya berusia 11 tahun ikut menjadi korban bom paskah tersebut.

Indonesia Turut Berduka

Atas kejadian yang ledakan bom paskah di Sri Lanka tersebut, Indonesia turut berduka. Sebagai bentuk solidaritas bom paskah di Sri Lanka, lampu JPO di Gelora Bung Karno dinyalakan berwarna bendera Sri Lanka. Dikutip dari Detik.com (23/4), Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Gelora Bung Karno (GBK) di Jalan Sudirman, Jakarta memancarkan lampu berwarna bendera Sri Lanka selama satu minggu. Jakarta ingin menunjukan solidaritas kepada Sri Lanka yang mendapat teror bom gereja saat paskah.

JPO GBK berwarna bendera Sri Lanka
JPO GBK berwarna bendera Sri Lanka

Hal ini dibenarkan oleh Gubernur DKI Jakarta dalam unggahan akun Instagramnya. “Ya, delapan ledakan mengguncang Kota Kolombo, ibu kota Sri Lanka, dan dua kota lainnya. Brutal dan biadab! Kita semua marah dan berduka. Tercatat sampai kini, 290 orang meninggal. Dan lebih dari 400 orang luka-luka,” ucap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, , Selasa (23/4/2019).

Anies mewakili seluruh masyarakat Jakarta mengucapkan belasungkawa. Khususnya kepada korban dan keluarga yang ditinggalkan. Dikabarkan dari sekitar 300 korban ledakan bom tersebut tidak ada warga Indonesia yang menjadi korban.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

“JASMERAH”, Mengenang Bung Tomo, Pengobar Semangat Peristiwa 10 November 1945

Jakarta (RakyatRukun.com) – Peristiwa 10 November 1945 menjadi salah satu bagian sej…