Gerakan Ayo Nyoblos Ayo Pantau Pemilu 2019 Diserukan Sejumlah Aktivis

14 hari menjelang Pemilu 2019, sejumlah lembaga dan komunitas masyarakat sipil mengajak seluruh warga negara Indonesia (WNI) untuk menyambut pesta demokrasi 17 April 2019 dengan antusias dan penuh kegembiraan. Pemilu sebagai wujud Demokrasi Pancasila adalah peristiwa penting di mana seluruh rakyat Indonesia akan memberikan kepercayaannya kepada pemimpin dan wakil rakyat yang mampu mewujudkan masyarakat adil, makmur, sejahtera. Pemilu sebagai sebuah pesta demokrasi harusnya tidak membuat masyarakat menjadi kuatir dan takut atau menimbulkan permusuhan yang mengancam persatuan dan kesatuan bangsa.

Gerakan “Ayo Nyoblos Ayo Pantau” adalah gerakan masyarakat sipil yang mengajak dan mendorong WNI agar tidak ragu menggunakan hak pilihnya, memantau proses pemilu dan melaporkan hasil penghitungan pemilihan presiden (Pilpres), sebagai wujud partisipasi aktif masyarakat dalam membantu mewujudkan pemilu damai dan berkualitas. Gerakan ini terbuka bagi seluruh elemen masyarakat yang mencintai Negara Kesatuan Republik Indonesia dan menginginkan proses demokrasi di Indonesia semakin baik. Puluhan lembaga dan komunitas sudah bergabung dalam gerakan ini (terlampir) dan masih ada beberapa yang akan bergabung.

“Seruan Ayo Nyoblos Ayo Pantau harus terus digaungkan agar masyarakat antusias menyambut pesta demokrasi  5 tahunan ini serta tidak ragu dan tidak takut untuk datang ke TPS – memberikan suaranya kepada pemimpin dan wakil rakyat yang bisa dan akan memberikan kontribusi bagi kemajuan bangsa Indonesia,” ujar Koordinator Komite Pemilih Indonesia (Tepi) Jeirry Sumampouw.

“Gerakan Ayo Nyoblos Ayo Pantau ingin membangun komitmen seluruh warga negara Indonesia untuk mewujudkan Pemilu 2019 menjadi pesta demokrasi yang damai dan berkualitas,” imbuh Benyamin Lumy, salah satu inisiator Gerakan Ayo Nyoblos Ayo Pantau.

“Kami ingin mengajak seluruh lembaga dan komunitas yang peduli pada masa depan NKRI untuk memperkuat seruan dan gerakan Ayo Nyoblos Ayo Pantau ini. Bersama-sama kita menyiapkan masyarakat untuk menyambut pemilu, mengawal pemilu dan menyukseskan pemilu,” kata Koordinator Gerakan Ayo Nyoblos Ayo Pantau Johny Nelson Simanjuntak.

Awalnya, dimulai dari Gerakan Ayo Nyoblos yang bertujuan membantu masyarakat untuk mempersiapkan diri menyambut Pemilu 2019, sehingga siap menggunakan hak pilihnya serta menjadi pemilih yang cerdas, cermat, menggunakan hati nurani. Beberapa kegiatan yang dilakukan meliputi: pengecekan DPT (Daftar Pemilih Tetap) secara daring, pemilu di luar negeri, pengurusan Form A5 Pindah TPS, pengecekan Dapil (Daerah Pilihan) dan Caleg (Calon Legislatif), cara nyoblos yang sah pada surat suara, cara melapor indikasi tindakan kecurangan, hingga cara memantau pelaksanaan pemilihan pada 17 April 2019.

Gerakan ini dilanjutkan dengan Gerakan Ayo Pantau yang mengajak dan memfasilitasi warga untuk berpartisipasi aktif dalam pemantauan Pemilu 2019, khususnya hasil penghitungan Pilpres di TPS dengan metode Real Count (minimal 80% dari total jumlah TPS).

Kawal Pilpres, khusus pemantauan hasil penghitungan Surat Suara Capres-cawapres, Gerakan Ayo Pantau menghadirkan Program Kawal Pilpres, yang bertujuan mengawal hasil penghitungan suara khusus Pilpres di TPS pada tanggal 17 April 2019. Tiga prinsip program Kawal Pilpres, adalah: Netral, Berintegritas, Terbuka.

Sesuai dengan Prinsip Berintegritas, ada tiga proses yang dilakukan untuk memastikan integritas data yang dilakukan di Kawal Pilpres, yakni:

  1. Mendapatkan foto Formulir C1 Plano dan angka hasil penghitungan pilpres di TPS;
  2. Melakukan cross-check otomatis dari beberapa laporan per TPS dari Relawan Pelapor berbeda;
  3. Memverifikasi manual setiap laporan foto dan angka pada Formulir C1 Plano oleh 3 Relawan Moderator per laporan.

Lebih lanjut, guna mendukung kinerja Relawan Pelapor dan Moderator, disiapkan aplikasi mikro Kawal Pilpres 2019 di dalam aplikasi PeSankita Indonesia versi Android yang merupakan platform aplikasi dengan sistem keamanan tingkat tinggi. Aplikasi PeSankita merupakan produk Indonesia yang dapat diunduh secara gratis di Playstore untuk Android dan Appstore untuk iOS.

Berbagai program akan dilakukan untuk menyosialisasikan Kawal Pilpres, seperti: pembuatan website dan akun media sosial Kawal Pilpres, Stan Kawal Pilpres di Car Free Day (CFD) di sejumlah kota besar di Indonesia, perekrutan Relawan (Pelapor dan Moderator) di 34 provinsi, serta menjalin kemitraan dengan seluruh pihak yang berkomitmen mendukung Pilpres yang Luber-Jurdil (Langsung, Umum, Bebas, Rahasia, Jujur, dan Adil).

Gerakan ini digaungkan oleh berbagai lembaga dan komunitas, antara lain Indonesian Conference on Religion and Peace (ICRP), Komite Pemilih Indonesia (Tepi), Gerakan Kebangsaan Indonesia, dan Pena HAM. Gerakan ini terbuka bagi seluruh elemen masyarakat yang mencintai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

PANGAN DAN PERTAHANAN NEGARA

Logistik tidak dapat memenangkan pertempuran. Tetapi tanpa logistik pertempuran tidak dapa…