KPU : 20 Persen Lagi, Indonesia Punya Presiden Baru

Pagi ini (14/5), hasil hitung suara Pemilu Presiden dan Wakil Presiden RI sudah masuk di angka 80,62 persen. Artinya, dalam waktu dekat rakyat Indonesia segera mengetahui siapa Presiden baru yang akan memimpin Indonesia sampai 2024 mendatang. Hasil hitung ini di update per tanggal 14 Mei 2019 pukul 07:30 WIB dengan progress 655.739 TPS dari 813.350 TPS yang melakukan Pemilu 2019. Pasangan Capres dan Cawapres 01 masih memimpin diangka 56,33 persen sedangkan pasangan Capres dan Cawapres 02 berada di angka 43,67 persen.

Setelah beberapa waktu lalu Provinsi Bengkulu merupakan yang pertama menyelesaikan penghitungan suara, saat ini disusul oleh Provinsi Kep.Bangka Belitung, Bali, dan Gorontalo yang telah selesai 100 persen. Dalam waktu dekat Provinsi Sumatera Barat, Jambi, Lampung, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, NTT, Kalbar, Kalteng, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, dan Kaltara. Sebagai Provinsi yang memiliki jumlah suara terbanyak, saat ini Provinsi Jawa Barat masih menyelesaikan penghitungan suara sebesar 69,6 persen. Jauh berbeda dengan provinsi yang memiliki jumlah suara terbanyak kedua dan ketiga yaitu Jawa Timur dan Jawa Tengah yang saat ini telah menyelesaikan penghitungan suara diatas 80 persen.

Progress Hitung Suara Per Wilayah
(Sumber : Pemilu2019.kpu.go.id)
 

Data Belum Tersedia di Tujuh Negara

Hasil penghitungan suara di wilayah luar negeri pada situs resmi KPU ini menunjukkan data belum tersedia di tujuh negara. Negara tersebut antara lain Caracas, Venezuela; Hong Kong, Republik Rakyat Tiongkok; Kuala Lumpur, Malaysia; New York, Amerika Serikat; San Francisco, Amerika Serikat; Tokyo, Jepang; Vancouver, Kanada. Belum tersedianya data ini menurut KPU dapat disebabkan oleh kendala teknis sehingga surat suara belum dapat dihitung dan diinput dalam Situng.

Tidak hanya diluar negeri, proses penghitungan suara di Provinsi Papua dan Papua Barat masih jauh tertinggal dari provinsi lainnya. Provinsi Papua memiliki 15.236 TPS namun data yang masuk masih dari 1.271 TPS. Sedangkan Provinsi Papua Barat memiliki 3.914 TPS dan data yang masuk masih dari 869 TPS. Dengan demikian diharapkan KPU dapat memberi perhatian lebih terhadap wilayah luar negeri yang belum tersedia datanya serta Provinsi Papua dan Papua Barat yang saat ini masih dibawah 30 persen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Pegawai Rutan Makassar Mengikuti Upacara Gabungan Dalam Memperingati Hari Bela Negara

Jakarta (RakyatRukun.com) – Memperingati Hari Bela Negara, Kepala Rutan Kelas I Maka…