Lagi-Lagi Banyak Sampah di Stasiun MRT

Semenjak diresmikan oleh Presiden dua minggu yang lalu, lagi-lagi urusan sampah menjadi sorotan dan permasalahan di Kawasan stasiun MRT Jakarta. Kali ini yang menjadi sorotan adalah stasiun MRT Bundaran Hotel Indonesia (Bundaran HI) yang dipenuhi sampah tepat pintu masuk stasiun. Tumpukan sampah ini berupa sampah plastik bekas konsumsi makanan dan minuman ringan. Menurut pengakuan warga yang dikutip dalam Tribunnews.com (1/4/2019), banyaknya sampah di stasiun MRT disesalkan oleh banyak pihak. Corporate Secretary PT MRT Jakarta, Muhammad Kamaludin membenarkan kejadian tersebut terjadi di Stasiun Bundaran HI. Namun, sampah yang ditinggalkan penumpang MRT Jakarta itu katanya tidak berlangsung lama, petugas segera membersihkan area.

Keberadaan MRT Jakarta ternyata tidak merubah kebiasaan dan mental masyarakat untuk menjaga asset baru yang dimiliki negara. Walaupun MRT merupakan teknologi baru, namun mental masih yang lama. (Baca Juga : MRT Teknologi Baru Mental Lama) Euforia masyarakat akan keberadaan MRT yang baru, sempat dianggap bahwa masyarakat akan ikut menjaga MRT Jakarta karena merupakan hal yang baru dan hampir dianggap bahwa Jakarta sekilas sudah hampir mirip dengan Singapura.

Himbauan Presiden pada saat meresmikan MRT Jakarta untuk tetap menjaga kebersihan baik didalam kereta maupun dilingkungan stasiun ternyata belum dapat diterapkan oleh masyarakat. Walaupun berdasarkan komentar dari masyarakat di media berita bahwa di stasiun MRT masih sedikit tempat sampah, setidaknya masyarakat sudah memiliki edukasi bahwa menjaga kebersihan ditempat umum merupakan hal yang penting. Menurut pihak MRT Jakarta, action plan masih kita susun, karena area di luar stasiun tidak terawasi, sedangkan tempat sampah tidak disediakan untuk mendorong masyarakat tidak makan dan minum di area stasiun dan kereta.

Apakah Perlu Diberlakukan Denda?

Jika melihat keadaan MRT yang ada di Singapura yang bersih dan terawat, perlu diketahui bahwa Singapura menerapkan denda terhadap pelanggaran di dalam kereta MRT. Seperti larangan merokok yang sangat besar dendanya. Bagi yang merokok di MRT akan dikenai denda SGD 1.000 atau sekitar Rp 10,5 juta. Penumpang yang makan dan minum di dalam MRT, siap-siap kena denda sebesar SGD 500 atau setara Rp 5,2 juta. Dengan jumlah denda sebesar itu, penumpang akan enggan melanggarnya. Apakah perlu denda tersebut diberlakukan di MRT Jakarta?

Manajemen MRT Jakarta beserta pemerintah DKI Jakarta sebaiknya mengkaji kembali peraturan bagi penumpang MRT, sehingga investasi yang besar pada infrastruktur ini tidak sia-sia hanya karena dirusak oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Walaupun memang edukasi kepada masyarakat untuk membiasakan untuk tidak makan dan minum di area kereta serta membuang sampah membutuhkan waktu, setidaknya edukasi tersebut sudah harus dimulai dari sekarang. Bahkan Singapura sendiri melalui pernyataan resminya membutuhkan waktu selama 35 tahun untuk menertibkan penumpang MRT. Namun, pemerintah DKI Jakarta dan MRT Jakarta harus segera mensahkan peraturan bagi penumpang MRT.

Petugas Kebersihan Harus Ikut Aktif

Sebelum kesadaran masyarakat akan kebersihan perlahan-lahan dibenahi, satu-satunya solusi terbaik saat ini adalah dengan meningkatkan pelayanan petugas kebersihan disekitar stasiun MRT. Sampah yang ada sebaiknya tidak dibiarkan terlalu lama, meskipun hanya 1 atau 2 botol plastik yang terletak disekitar stasiun. MRT Jakarta yang masih baru dioperasikan secara komersial sejak 1 April 2019 saat ini masih menjadi sorotan bagi banyak pihak dan kalangan masyarakat. Dengan adanya petugas kebersihan yang ikut aktif untuk membersihkan area stasiun dan kereta MRT, maka kebersihan lingkungan akan tetap terjaga sambil menunggu kebijakan pihak manajemen dan pemerintah DKI Jakarta mengenai aturannya lebih lanjut.

1 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

WhatsApp Luncurkan Katalog Belanja Buat Pengguna di Indonesia

WhatsApp meluncurkan fitur baru untuk pengguna di Indonesia. Fitur tersebut adalah katalog…