Minggu kemarin (4/8), Jawa seakan lumpuh, padahal Jawa adalah kawasan yang memiliki cadangan listrik berlimpah dan disokong dengan sistem kelistrikan yang handal. Melansir CNNIndonesia.com, sekitar pukul 12 siang, pemadaman listrik massal terjadi di kawasan Jabodetabek dan diketahui bahwa sebagian wilayah Jawa Barat dan Jawa Tengah ikut terdampak. Dalam hitungan menit, pemadaman ini berdampak kepada dua sektor yang paling krusial dalam ekonomi; transportasi dan komunikasi. Berikut adalah rangkuman Rakyat Rukun atas dampak dari lumpuhnya listrik di Jakarta sekitarnya beserta Banten dan Jawa Barat selama lebih dari 5 jam:

Aktivitas Warga Terganggu, Jakarta Paling Berdampak

Masyarakat mengeluh sebagai pertanda ketergantungan manusia akan listrik. Hampir seluruh aktivitas sehari-hari menggunakan listrik sebagai daya seperti ponsel, mesin ATM, komputer, televisi, pendingin ruangan, kulkas dan barang elektronik lainnya. Pemadaman yang berlangsung dalam waktu yang lumayan lama ini terjadi secara meluas diberbagai daerah sepertinya cukup bisa menyebabkan kekacauan khususnya di sektor keuangan. Masyarakat yang terbiasa menggunakan pembayaran non-tunai menjadi terganggu ditambah akses untuk melakukan penarikan uang tunai di ATM tidak dapat dilakukan. Terganggunya aktivitas ini juga dirasakan oleh masyarakat yang di Bandung dan Banten.

Mall dan Pusat Belanja Menjadi Serbuan

Alih-alih ke mall dan pusat perbelanjaan untuk berbelanja, akibat pemadaman listrik yang lama tersebut menyebabkan sebagian masyarakat menyerbu mall dan pusat perbelanjaan untuk sekedar menghabiskan waktu, berkumpul bersama keluarga dan teman serta mengisi daya baterai ponsel yang tidak dapat dilakukan di rumah. Memang sebagian besar mall dan pusat perbelanjaan tidak ikut mengalami pemadaman listrik karena telah dilengkapi dengan tenaga genset sebagai sumber listrik. Ditambah lagi transaksi keuangan di mall dan pusat belanja tidak bermasalah dengan adanya genset.

Jaringan Komunikasi Terhambat

Padamnya listrik juga berdampak terhadap jaringan komunikasi seluler dan internet. Walaupun beberapa provider data masih dapat digunakan namun akses yang didapat sangat lambat dari biasanya. Salah satunya jaringan Telkomsel yang terkena dampak. Menurut Vice President Corporate Communications Telkomsel, Denny Abidin mengatakan, pemadaman listrik berdampak pada penurunan kualitas jaringan telekomunikasi Telkomsel. Namun, Telkomsel memastikan back up power berfungsi di perangkat jaringan kami secara maksimal.

Layanan Ojek Online Ikut Terdampak

Melansir dari CNBCIndonesia.com, perusahaan layanan pemesanan kendaraan online (ride-hailing) Gojek mengatakan aplikasi Gojek tetap beroperasi seperti biasa di saat listrik padam secara massal. Namun, karena ada gangguan sinyal telekomunikasi maka pelayanan sempat terdampak. Hanya karena gangguan pasokan listrik tersebut berimbas pada jaringan komunikasi selular maka terdapat kemungkinan tidak stabilnya kualitas layanan internet. Hal ini dapat mengakibatkan kendala pemesanan layanan Gojek di beberapa area.

Layanan Transportasi KRL dan MRT Berhenti Beroperasi

Selain transportasi online, transportasi kereta rel listrik (KRL) dan Kereta Api Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta ikut terkena dampaknya dimana kedua transportasi ini tiba-tiba berhenti beroperasi. Tepat pada pukul 11:50, MRT Jakarta berhenti beroperasi. Hal itu tak lepas dari terhentinya pasokan listrik dari PLN. Berbagai langkah lantas dilakukan seperti mengevakuasi penumpang di stasiun maupun di kereta. Saat pasokan listrik PLN pulih, MRT Jakarta memberikan layanan gratis kepada pelanggan hingga pukul 24.00 WIB.

Jadi Sorotan Media Asing

Melansir Liputan6.com, beberapa media asing ikut mengabarkan pemadaman listrik yang berlangsung lama di Jakarta, Banten dan Jawa Barat. Salah satu outlet media papan atas Australia, The Sydney Morning Herald menyoroti dampak listrik padam terhadap puluhan juta penduduk Jabodetabek. Outlet media yang berbasis di Kota Sydney itu menyebut listrik padam memengaruhi sekitar 30 juta orang yang bermukim di Jakarta dan kota-kota penyangga di sekitarnya. Yahoo News juga memberitakan kabar yang kurang lebih serupa dalam beberapa kali tayang, yang masing-masing menyinggung tentang kondisi di awal listrik padam, dampak pada operasional transportasi publik, hingga pernyataan PLN tentang upaya mengatasinya. Tidak hanya jadi sorotan di Asia Pasifik, kabar tentang Jakarta yang kehilangan daya listrik juga diangkat oleh outlet media asal Israel, The Jerusalem Post.


Kutipan Media Asing Tentang Pemadaman Listrik di Jakarta

Kekacauan Lalu Lintas

Lalu lintas di Jakarta juga terkena dampak dari pemadaman listrik karena operasi lampu lalu lintas ikut terhambat. Akibatnya petugas lalu lintas menjadi kewalahan mengatur lalu lintas. Dipantau oleh Merdeka.com, kekacauan terjadi di lampu lalu lintas di persimpangan Salemba, Raden Saleh, dan Tugu Tani yang tak berfungsi. Alhasil, petugas dari Dinas Perhubungan dan Kepolisian harus turun tangan menangani hal ini. Para petugas ini harus bergantian memberikan kesempatan kepada pengendara. Tak sedikit pengendara yang tak sabar menunggu giliran melintas.

Perkiraan PLN Merugi Hingga Rp90 Miliar

Melansir Bantennews.com, Direktur Pengadaan Strategis 2 Djoko Raharjo Abumanan menjelaskan estimasi kebutuhan listrik pada hari libur bagi pelanggan di Jabodetabek, Banten, dan Jawa Barat 22.000 Megawatt (MW).

Kebutuhan tersebut dapat disuplai sebesar 13.000 MW dari seluruh pembangkit di Jabodetabek, Jawa Barat, dan Banten. Dari jumlah itu, terdapat selisih 9.000 MW yang merupakan potential lost per jam. Jika dikalikan dengan biaya per MW rata-rata Rp.1 juta maka diperkirakan PLN merugi hingga Rp. 90 Miliar. Jumlah ini belum ditambahkan jika kemudian terdapat biaya kompensasi bagi pihak-pihak yang dirugikan. Hal ganti rugi dianggap masih dikaji lagi sesuai aturannya.

Presiden RI Tegur PLN

Dampak terkini akibat pemadaman listrik yang terjadi mengakibatkan Presiden Jokowi turun langsung mendatangi Kantor Pusat PLN untuk bertemu dengan pimpinan PLN. Melansir Detik.com, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta kepada PLN untuk bisa menyelesaikan masalah gangguan listrik yang terjadi. Jokowi ingin gangguan listrik ini diselesaikan secepatnya. Lebih lanjut Jokowi tak ingin gangguan listrik massal seperti ini terulang kembali.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

PANGAN DAN PERTAHANAN NEGARA

Logistik tidak dapat memenangkan pertempuran. Tetapi tanpa logistik pertempuran tidak dapa…