Jakarta, (Rakyatrukun.com) – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD membahas rencana pengembangan jet tempur RI-Korsel KF-X/IF-X saat menggelar pertemuan dengan Duta Besar Korea Selatan (Korsel) Kim Chang-Beom.

“Rencana kerjasama di bidang alutsista semacam pengadaan begitu. Antara lain itu [soal pesawat KH-X/IFX],” ujar Mahfud MD, di Kantor Kemenko Polhukam, Rabu (20/11).

Kerjasama KFX/IFX merupakan program kerjasama Government to Government antara Indonesia dan Korsel dalam rangka kemandirian pembuatan pesawat tempur di kedua negara.

Sebelumnya, pada tahun 2009, Indonesia menyatakan minat untuk terlibat dalam Proyek KFX/IFX yang digarap oleh Korea Selatan. Kemudian minat tersebut ditandai dengan penandatangan Letter of Intent (LoI) yang berlanjut dengan kesepakatan pengembangan bersama.

Rencananya, pesawat tempur tersebut akan diproduksi sebanyak 168 unit yang terbagi 120 unit untuk Korea Selatan dan 48 unit lainnya untuk Indonesia. Pesawat ini direncanakan dapat diproduksi masal pada 2026

Jet tempur tersebut digadang dapat melebihi kecanggihan pesawat F-16, jet tempur milik Amerika Serikat (AS), yang sama-sama digunakan oleh Angkatan Udara Indonesia dan Korea Selatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Pegawai Rutan Makassar Mengikuti Upacara Gabungan Dalam Memperingati Hari Bela Negara

Jakarta (RakyatRukun.com) – Memperingati Hari Bela Negara, Kepala Rutan Kelas I Maka…