Sempat dicemooh dan direndahkan oleh negara lain menjadikan tim Komando Pasukan Khusus (Kopassus) disegani tidak hanya di Indonesia tapi di dunia internasional. Nama Kopassus sebagai pasukan elit TNI-AD yang saat ini termasuk dalam beberapa pasukan khusus terbaik dunia mampu melakukan serangan kilat dalam 3 menit dalam Operasi Woyla muncul di media berita untuk mengenang sejarah reputasi Komando Pasukan Khusus (Kopassus) kepunyaan TNI AD yang mampu gegerkan dunia. Kopassus yang dulunya bernama Kopassandha sempat dicemooh dan direndahkan oleh media Thailand saat akan melakukan operasi penyelamatan pesawat yang dibajak oleh lima teroris yang dipimpin Imran bin Muhammad Zein di Bandara Don Mueang, Bangkok. Kejadian pembajakan pesawat DC 9 Woyla milik Garuda Indonesia mengalami puncak ketegangannya pada 31 Maret 1981, pada 35 tahun lalu.

Melansir Merahputih.com, peristiwa pembajakan pesawat DC 9 oleh teroris kelompok Jihad pada tahun 1981 silam, pernah menjadi keraguan bagi Thailand apakah Indonesia mampu menanganinya. Pesawat tersebut dibajak ketika dalam penerbangan dari Bandara Kemayoran menuju Bandara Polonia Medan oleh kelima teroris pesawat sebenarnya akan diterbangkan menuju Libya. Namun akhirnya pesawat mendarat di Bandara Don Mueang, Bangkok, Thailand sehingga militer Indonesia bisa lebih leluasa melaksanakan operasi pembebasan sandera dengan cara mengirimkan pasukan khusus.

Di bandara Don Mueang, Bangkok, keraguan dari Thailand dipatahkan oleh aksi serangan 3 menit oleh tim Kopassus. Operasi yang dipimpin Asisten Operasi Letkol Sintong Hamonangan Pandjaitan itu sukses. Korps baret merah ini sukses melumpuhkan para pembajak. Tidak hanya Thailand, negara tetangga Indonesia seperti Malaysia juga kerap memandang rendah dan meremehkan kapasitas militer yang dimiliki Indonesia. Apalagi 35 tahun silam, Indonesia memang belum merupakan negara yang masuk kategori maju dari sisi teknologi pertempuran militer. Dibandingkan dengan Thailand yang sudah punya kekuatan militer sejak dulu. Semenjak strategi jitu Kopassus dalam misi penyelamatan pesawat DC 9 berhasil, sejumlah kisah mencengangkan cukup banyak terjadi hingga media luar negeri geleng-geleng kepala.

Keahlian Kopassus Bergerak Cepat dan Tepat

Aksi hebat yang ditunjukkan Kopassus kepada dunia memang bukan didapatkan tanpa latihan. Apa kelebihan seorang prajurit TNI yang bergabung dalam Kopassus? Kopassus memiliki kemampuan khusus, seperti bergerak cepat di setiap medan, menembak dengan tepat, pengintaian, dan anti teror. Dikutip dari Tribunnews.com, Tugas Kopassus Operasi Militer Perang (OMP): Direct Action serangan langsung untuk menghancurkan logistik musuh, Combat SAR, Anti Teror, Advance Combat Intelligence (Operasi Inteligen Khusus).

Tugas Kopassus Operasi Militer Selain Perang (OMSP) antara lain Humanitarian Asistensi (bantuan kemanusiaan), AIRSO (operasi anti insurjensi, separatisme dan pemberontakan), perbantuan terhadap kepolisian/pemerintah, SAR Khusus serta Pengamanan VVIP.

Dalam melaksanakan tugasnya, kerap kali nyawa ikut menjadi taruhan bagi prajurit Kopassus. Misi yang dijalankan juga tak main-main, penuh risiko dan bertaruh nyawa. Sebagai pasukan khusus TNI AD yang sangat terlatih, Komando Pasukan Khusus (Kopassus) memang penuh rahasia. Baik dari segi latihan dan operasi tempurnya, sepak terjang Kopassus memang sangat dirahasiakan.

Sejarah keberhasilan ini layak untuk tetap diingat oleh masyarakat Indonesia. Diharapkan Kopassus sebagai pasukan elit TNI-AD tetap konsisten meningkatkan kemampuannya menjadi pasukan khusus yang menjaga dan melindungi NKRI serta semakin aktif berperan di dunia internasional agar nama Kopassus semakin disegani oleh negara lain serta tidak ada lagi negara yang mampu merendahkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

PANGAN DAN PERTAHANAN NEGARA

Logistik tidak dapat memenangkan pertempuran. Tetapi tanpa logistik pertempuran tidak dapa…