Menhan Ryamizard Ryachudu: Santri Jaga NKRI

Beberapa hari yang lalu beberapa Menteri di jajaran Kabinet Kerja bergantian satu persatu berkunjung ke Pondok Pesantren Tebu Ireng Jombang. Terakhir beberapa hari yang lalu Menteri Pertahanan Ryamizard Ryachudu meluangkan waktu untuk sowan ke Gus Solah serta berziarah ke makam Presiden RI ke – 4 Kh. Abdurrahman Wahid alias Gus Dur.

Pada saat kunjungan ke Ponpes Tebu Ireng Menhan sekaligus mengisi ceramah berkaitan dengan Bela Negara didepan Santri Ponpes Tebu Ireng. Menhan menegaskan bahwa santri harus menjadi garda terdepan untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Menhan mengatakan “Para ulama dan santri semua yang hadir lahir dari keturunan para pejuang dan patriot Bangsa Indonesia. Saudara semua juga adalah pewaris utama kemurnian nilai-nilai Pancasila”.

Menurut Menhan peran dari para ulama dan santri amat sangat penting dalam menjaga kesatuan dan persatuan NKRI. ”Kalau para ulama dan para santri tidak melaksanakan bela negara dan tidak membela Pancasila serta UUD 1945, maka saudara telah menjadi pengkhianat kepada bangsa ini,” tegas Ryamizard.

Pada kesampat tersebut Menhan menjelaskan berbagai ancaman yang dapat mengganggu stabilitas dan keutuhan Bangsa Indonesia. Antara lain ancaman nyata dan ancaman belum nyata (berbentuk fisik). Selain dua acaman itu perlu diwaspadai mengenai ancaman non fisik, yaitu ancaman yang menyerang pola pikir. Ancaman ini cenderung identik dengan mengubah pemahaman terhadap ideologi negara Pancasila atau yang sering disebut dengan Proxy War. ”Ancaman ini berbentuk kekuatan soft power, yang berupaya untuk merusak jati diri Bangsa Indonesia melalui pengaruh kehidupan ideologi asing yang beraliran materialisme,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Pegawai Rutan Makassar Mengikuti Upacara Gabungan Dalam Memperingati Hari Bela Negara

Jakarta (RakyatRukun.com) – Memperingati Hari Bela Negara, Kepala Rutan Kelas I Maka…