Meriahnya Kampanye Fun Jokowi di Tangerang

Masa kampanye masing-masing capres dan cawapres akan berlangsung hingga 13 April 2019 mendatang. Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Arief Budiman meminta agar seluruh tim pasangan capres dan cawapres memanfaatkan masa kampanye untuk mengenalkan visi-visi, program atau citra diri masing-masing calon kepada pemilih. Masa kampanye seharusnya menjadi ajang pendidikan politik bagi para pemilih. Terselenggarannya kampanye damai pemilu dapat diwujudkan dengan orasi yang damai dan tertib, menghindari politisasi suku, agama dan ras, serta saling menghujat. Tampaknya kedua paslon memiliki ciri khas masing-masing untuk menyampaikan visi misi dalam kampanyenya secara damai. Jokowi sendiri punya cara yang terbilang unik dan berbeda dari kampanye-kampanye sebelumnya.

Tangerang menjadi daerah kampanye selanjutnya bagi pasangan 01 Jokowi-Ma’ruf. Jokowi memulai aksinya dengan karnaval naik kereta kuda dari Alun-alun Ahmad Yani ke Pendopo Wali Kota, Tangerang, Minggu (7/4/2019), bersama Ma’ruf Amin. Karnaval yang bertajuk Karnaval Indonesia Satu ini semakin meriah dengan kehadiran marching band yang mengiringi kereta kuda Jokowi. Di kawasan Pendopo Wali Kota, Jokowi naik panggung kampanye yang sudah disiapkan. Sebelumnya panggung tersebut telah dibuka dengan menampilkan Wahyu ‘Selow’ dan band Radja yang semakin mewarnai kampanye Jokowi-Ma’ruf.

Ternyata bukan kali ini saja Jokowi menggelar kampanye dengan tema karnaval. Beberapa waktu sebelumnya, Jokowi juga naik kereta kuda untuk menyapa warga Serang. Sepanjang karnaval dari atas kereta kuda, Jokowi-Ma’ruf Amin terus melempar kaus warna putih yang menandakan pilihan terhadap 01. Jokowi dan Ma’ruf juga selalu menebar senyum kepada masyarakat. Dalam karnaval tersebut ditampilkan juga berbagai pertunjukan seni seperti tari, musik, dan budaya daerah. Hal ini tentunya menjadi cerminan dari kampanye damai yang Jokowi tegaskan. Jokowi mengatakan bahwa pihaknya selalu ingin menciptakan suasana kampanye yang gembira, sejuk, dan menyenangakan.

Pesta demokrasi adalah suatu kegembiraan sehingga apa yang disampaikan semestinya merupakan hal-hal yang menyejukkan. Ada banyak hal baik yang dapat diangkat mengenai persatuan, persaudaraan, kerukunan, dan keanekaragaman budaya Indonesia. Jangan sampai dikarenakan politik, pemilu ataupun pileg membuat masyarakat kehilangan orientasi. Kehilangan orientasi seperti ini maksudnya adalah adu fitnah, menyebarkan hoax, dan kabar bohong. Orientasi yang seharusnya menuju pada kerukunan antar agama, ras, dan golongan berubah arah menjadi perpecah belahan bangsa.

Momen 5 tahun sekali ini hendaknya jangan dicoreng dengan aksi fanatisme yang menyebabkan kerugian dari banyak pihak. Jokowi mengatakan bahwa tidak boleh ada penyebaran kabar bohong dan fitnah terutama dalam pesta demokrasi. Pesta demomkrasi haruslah dihiasai dengan jiwa dan semangat persatuan yang diiringi dengan kegembiraan. Melalui karnaval seperti ini, dapat menunjukkan kepada masyarakat mengenai keberagaman budaya, adat, dan tradisi. Strategi kampanye Jokowi seperti ini dinilai tepat sasaran dalam menyampaikan visi misi dalam rangka menjaga persatuan dalam kemajemukan Indonesia. Kampanye yang diisi dengan hal positif seperti karnaval ini merupakan salah satu cara menyampaikan pesan kepada masyarakat terkait program-program yang akan ditawarkan sebagai calon presiden 2019-2024.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Pegawai Rutan Makassar Mengikuti Upacara Gabungan Dalam Memperingati Hari Bela Negara

Jakarta (RakyatRukun.com) – Memperingati Hari Bela Negara, Kepala Rutan Kelas I Maka…