Jokowi-Dan-Prabowo-Bergandengan-Tangan

Pemilu Serentak 2019 sudah mulai mendekati hari H. Kurang dari 30 hari lagi masyarakat Indonesia akan menentukan siapa presiden Indonesia pada 5 tahun kedepan. Hasil survei berkaitan dengan elektabilitas pun kembali diperbarui. Seperti yang diperlihatkan oleh Litbang Kompas, hasil terbaru mengenai elektabilitas pasangan calon (paslon) nomor urut 1 Jokowi – Ma’ruf Amin mengalami penurunan di angka dibawah 50 persen. Sementara rivalnya paslon nomor urut 2 Prabowo – Sandi terlihat menguat.

Dikutip dari Harian Kompas, Rabu (20/3), elektabilitas Jokowi – Ma’ruf memperoleh 49,2 persen, Prabowo – Sandi memperoleh 37,4 persen suara, dan sisanya 13,4 persen menyatakan masih rahasia atau belum memilih.

Hasil survei terbaru Litbang Kompas tersebut terlihat menurun bagi paslon nomor urut 1 Jokowi – Ma’ruf dibandingkan dengan hasil survei Litbang Kompas pada Desember 2018 lalu, dari 52,6 persen menjadi 49,2 persen. Sementara untuk paslon nomor urut 02 Prabowo – Sandi naik dari 32,7 menjadi 37,4 persen.

Dilihat dari data ini, terdapat perubahan suara pemilih selama kurun waktu enam bulan terakhir. Pada saat Desember 2018 jarak antara paslon 01 dan 02 adalah sekitar 19,9 persen. Sementara survei terakhir yang diambil pada bulan maret 2019 jarak antara paslon menjadi menyempit yaitu di angka 11,8 persen. Hal tersebut berarti terdapat pergeseran dukunga dari paslon nomor urut 01 ke paslon nomor urut 02.

Walaupun dengan jarak penurunan yang sedikit yaitu sekitar 3,4 persen, hal tersebut berpengaruh terhadap jarak keterpilihan. Begitupula dengan naiknya elektabilitas paslon nomor 02 Prabowo – Sandi yang sekitar 4,7 persen pasti langsung berdampak pada menguatnya presentase kemenangan.

Sedangkan dilihat dari sebaran pemilih berdasarkan pada usia, pemilih pemula dengan usia dibawah 22 tahun cenderung condong pada paslon nomor urut 02 Prabowo – Sandi. Hal tersebut diperkuat dengan hasil survei pada bulan Maret 2019 elektabilitas Prabowo Sandi 47,0 kemudian pasangan Jokowi – Ma’ruf 42,2 persen. Survei Oktober 2018, Prabowo – Sandi 44,8 persen dan Jokowi – Ma’ruf 39,3 persen.

Akan tetapi untuk pemilih umur 22 – 30 tahun yang disebut dengan pemilih mileneal, 41 – 52 tahun (Gen-X), 53 – 71 tahun (Babby Boomers) dan silent gen (umur 71 keatas) cenderung mendukung Jokowi – Ma’ruf.

Survei ini digelar dengan metode wawancara tatap muka  terhadap  1.200 responden di 34 wilayah provinsi pada 22 Februari-5 Maret 2019. Sampling kemudian diambil dengan metode pencuplikan sistematis bertingkat. Margin of error sebesar 2,2 persen dan ada potensi pemilih memindahkan dukungan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

“JASMERAH”, Mengenang Bung Tomo, Pengobar Semangat Peristiwa 10 November 1945

Jakarta (RakyatRukun.com) – Peristiwa 10 November 1945 menjadi salah satu bagian sej…