Jakarta (RakyatRukun.com) – Staf Khusus Presiden Bidang Hukum Dini Shanti Purwono menyampaikan, Presiden Joko Widodo akan mengambil langkah diplomasi damai untuk menyelesaikan perseteruan dengan China yang belakangan memanas setelah kapal-kapal dari negara tersebut memasuki perairan Natuna.

“Pemerintah akan usut tuntas isu ini melalui diplomasi damai, namun tetap meningkatkan penjagaan di perbatasan Natuna,” ujar Dini saat dihubungi wartawan, Rabu (9/1/2020).

Dia mengatakan, Presiden Jokowi sudah menyatakan akan mempertahankan kedaulatan negara terkait kisruh perairan Natuna yang diklaim pemerintah China.

“Dari Presiden jelas. Kami akan mempertahankan apa yang menjadi hak Indonesia,” katanya yang dikutip dari suara.com

Sebelumnya, Presiden Jokowi mengatakan seluruh pernyataan yang dilontarkan pejabat pemerintah yang terkait pelanggaran oleh kapal-kapal China di wilayah ZEE Indonesia di perairan Natuna, Provinsi Kepulauan Riau sudah sangat baik.

Jokowi menegaskan tidak ada tawar menawar perihal kedaulatan dan teritorial Indonesia.

“Saya kira, seluruh statement yang disampaikan sudah sangat baik, bahwa tidak ada yang namanya tawar menawar mengenai kedaulatan, mengenai teritorial negara kita,” ujar Jokowi saat membuka Sidang Kabinet Paripurna tentang Penetapan RPJMN 2020-2024 di Istana Negara, Jakarta, Senin (6/1/2019).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Cool di Natuna Ala Prabowo

Jakarta (RakyatRukun.com) – Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto memberikan …