Pemilu di Luar Negeri Sedang Berlangsung

Berbeda dengan Pemilu serentak di Indonesia tanggal 17 April 2019, pelaksanaan Pemilu 2019 di luar negeri sudah berlangsung sejak tanggal 8 April lalu. Komisioner Komisi Pemilihan Umum ( KPU) Hasyim Asy’ari membenarkan bahwa Pemilu di luar negeri dilaksanakan lebih dulu, yaitu dari tanggal 8-14 April 2019. Hasyim Asy’ari menegaskan, penghitungan suara pemilu di luar negeri tetap akan dilakukan 17 April 2019 secara serentak bersamaan dengan penghitungan di dalam negeri. Penghitungan suara akan dilakukan sesuai dengan waktu setempat. Jumlah TPS yang ada di luar negeri tersebar di 130 kota dan 5 benua.

Jadwal pelaksanaan Pemilu 2019 di luar negeri ini mengacu pada jadwal yang ditetapkan dalam Surat Keputusan (SK) KPU Nomor 644/2019, yaitu early voting pada tanggal 8-14 April 2019. Dikutip dari Kompas.com (10/4), pemungutan suara di luar negeri sejauh ini baru dilakukan di lima kota di empat negara. Kelimanya adalah, Sana’a di Yaman 8 April 2019, Panama City di Panama dan Quito di Ekuador 9 April 2019, serta Bangkok dan Songkhla di Thailand 10 April 2019. Kompas hari ini (11/9) menginformasikan bahwa pemungutan suara Pemilu 2019 digelar di 3 kota di 3 negara hari ini. Ketiganya adalah Tashkent di Uzbekiztan, Tehran di Iran, dan Vientiane di Vietnam.

Isu Beredarnya Hasil Suara

Walaupun beberapa hari ini munculnya isu beredarnya hasil suara pemilu yang sudah berlangsung di luar negeri. Komisioner KPU menegaskan bahwa saat ini yang berlangsung hanya pemungutan suara bukan penghitungan suara. Sehingga tidak mungkin hasil suara sudah beredar. KPU menghimbau agar masyarakat tidak mudah percaya dengan isu yang sudah beredar.

Pasalnya, isu yang beredar tersebut menyebutkan paslon nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga dominan mendapat perolehan suara yang lebih tinggi. Infonya kabar ini tersebar melalui media Whatsapp dan media sosial. Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman meminta aparat kepolisian menelusuri dan menangkap oknum penyebar hoaks terkait hasil Pilpres 2019 di luar negeri. Arief memastikan kabar tersebut adalah hoaks atau palsu.

Tidak Sekedar Nyoblos

Pemungutan suara Pemilu 2019 di luar negeri akan berakhir pada hari Minggu, 14 April 2019. Kedutaan dan Konjen akan menetapkan strategi-strategi untuk menarik minat warga Indonesia di luar negeri agar mau datang menggunakan hak pilihnya. Beberapa kantor perwakilan sudah menetapkan strategi-strategi, bisa juga dimodel gathering, pagelaran budaya, atau pagelaran musik supaya orang yang hadir di sana itu tidak sekadar nyoblos, tapi juga bisa silaturahim sambil kangen-kangenan dengan kampung halaman dan juga disediakan makanan khas Indonesia. Menarik bukan! Bagi warga negara Indonesia yang tinggal di luar negeri jangan sampai ketinggalan ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Pegawai Rutan Makassar Mengikuti Upacara Gabungan Dalam Memperingati Hari Bela Negara

Jakarta (RakyatRukun.com) – Memperingati Hari Bela Negara, Kepala Rutan Kelas I Maka…