Pengacara Habib Rizieq : Sikap Yusril Kayak Anak Kecil

Yusril Ihza Mahendra, Ketua PBB dikabarkan membeberkan hasil capture percakapannya dengan Habib Rizieq Syihab di chat Whatsapp. Diketahui Yusril membeberkan screenshot chatnya dengan Habib Rizieq yang berdebat meragukan tentang keislaman Prabowo. Dilansir dari Detik.com (4/4/2019), Duduk perkara persoalan ini bermula pada November 2018 silam. Kala itu, ada pernyataan Yusril dalam sebuah video yang pada intinya dalam video itu Yusril mengatakan bahwa Habib Rizieq pun pernah menyatakan kepada dirinya mengenai keislaman Prabowo yang diragukan. Kemudian, Habib Rizieq menyanggah pernyataan Yusril itu, dalam video yang ditayangkan di channel Youtube Front TV pada 1 April 2019. Menurut Habib Rizieq, apa yang disampaikan oleh Yusril itu tidak benar.

Pengacara Habib Rizieq Syihab, Mahendradatta, menyangkal bukti yang dibeberkan oleh Ketum PBB Yusril Ihza Mahendra yang menyatakan kliennya meragukan keislaman capres Prabowo Subianto. Mahendradatta memastikan Habib Rizieq tak pernah menggunakan WhatsApp. Menurutnya Habib Rizieq tidak akan melakukan hal ceroboh seperti itu. Dia menyebut akun WhatsApp bisa dibuat oleh siapa saja. Menurutnya cara yang digunakan untuk menyudutkan Habib Rizieq itu merupakan cara anak kecil.

“WhatsApp itu bisa dibuat. Saya bisa buat kok nomor situ saya ganti nama Habib Rizieq. Itu kan bisa. Anda kan juga bisa, keluarnya Habib Rizieq bukan. Cara-cara anak kecil, kalau menurut saya anak kecil,” ujar dia. Mahendradatta menganggap serangan kepada Habib Rizieq ini sama modelnya dengan kasus chat mesum waktu lalu.

Apakah Bentuk Dukungan Kepada Jokowi?

Seperti yang diketahui bahwa saat ini Yusril merupakan pendukung pasangan calon 01 Jokowi-Ma’ruf. Apakah serangan yang ditujukan kepada Habib Rizieq selaku pendukung Prabowo-Sandi sebagai pendukung dukungannya kepada Jokowi-Ma’ruf? Atau ada masalah pribadi antara Yusril Ihza dengan Habib Rizieq. Menurut Partai Bulan Bintang yang dikutip dari Tribunnews.com (4/4), Serangan yang dilakukan kepada Habib Rizieq ini terkait dengan penunjukan Yusril sebagai pengacara Firza Husein yang juga tersangkut kasus dugaan chat mesum dengan Rizieq Shihab. Selain itu Yusril juga dipilih sebagai pengacara pasangan calon Jokowi-Ma’ruf untuk Pilpres 2019. Sehingga sebagai pengacara Yusril sangat mungkin memberikan pernyataan-pernyataan seperti serangan-serangan politik kepada Habib Rizieq selaku pendukung Prabowo-Sandi.

Prabowo Tidak Ambil Pusing

Soal perdebatan antara Yusril dan Habib Rizieq, Prabowo disebut juga tak mau ambil pusing, meskipun namanya yang disebut-sebut. Juru debat Prabowo-Sandi, Ahmad Riza Patria menyatakan Prabowo tak mempersoalkan mendapat serangan tersebut. Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi, menjelaskan bahwa Prabowo sendiri pernah mengaku “Islam saya kurang”. Andre mengganggap screenshot Pak Yusril merupakan bentuk sikap yang takut kalah alias panik karena pelaksanaan kampanye Prabowo-Sandi massanya lebih ramai dibandingkan kampanye Jokowi-Ma’ruf.

Kampanye Damai Adalah Poin Terpenting

Sudah hal yang lumrah jika para pendukung beserta tim sukses membela pasangan calon kandidat dalam Pemilu. Namun yang tidak lumrah adalah jika saling menuduh dan menjatuhkan. Kampanye damai adalah poin terpenting untuk memastikan pesta demokrasi lima tahunan berjalan jujur dan adil. Kampanye damai adalah kampanye yang sesuai dengan aturan. Saling berdebat dan berbeda pendapat merupakan hal yang biasa, namun jangan sampai menjatuhkan bahkan menuding suatu pihak. Saling menuding hanya akan memberikan kesempatan kepada pihak-pihak yang mempunyai kepentingan sendiri untuk merusak pesta demokrasi. Semoga masyarakat bisa menilai sikap yang ditunjukkan oleh para tokoh-tokoh dengan positif agar tidak menimbulkan berita-berita kebohongan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

PANGAN DAN PERTAHANAN NEGARA

Logistik tidak dapat memenangkan pertempuran. Tetapi tanpa logistik pertempuran tidak dapa…