Banyaknya kejadian dan peristiwa yang terjadi di negeri ini membuat fokus terhadap hal lainnya yang bermanfaat. Salah satunya tren teknologi yang saat ini muncul dan sudah masuk ke Indonesia. Tidak dapat dipungkiri jika perubahan teknologi sangat cepat bahkan tanpa disadari. Simak perkembangan teknologi apa saja yang lagi trending saat ini. Dari teknologi fitur di media sosial sampai terakhir Ojek Online JamRide di Ibukota Baru. Simak sampai habis ya!

Aplikasi Pesan Threads di Instagram

Melansir dari CNNIndonesia.com, Facebook mengenalkan aplikasi pendamping Instagram baru bernama Threads. Aplikasi ini akan mengadopsi banyak fitur populer Instagram agar memudahkan orang untuk secara pribadi berbagi foto dan video yang secara otomatis dihapus.

Threads dari Instagram adalah aplikasi terpisah yang dibuat untuk berkomunikasi dengan orang-orang terdekat di tempat yang lebih khusus dan privat. Aplikasi ini didesain dengan mengutamakan privasi, kecepatan, dan kedekatan hubungan.

Pengguna memiliki kontrol penuh untuk menentukan siapa saja yang bisa menghubungi mereka melalui Threads. Director of Product Instagram Robby Stein menjelaskan aplikasi ini akan memiliki fitur Status karena memahami pengguna ingin cara yang lebih efisien untuk berbagi informasi dengan orang-orang terdekat mereka.

Untuk menggunakannya tentunya kita harus mengunduh aplikasi Threads ini secara terpisah dengan Instagram di Toko Aplikasi smartphone Anda. Namun sayangnya berdasarkan ulasan dari pengguna, aplikasi Threads ini masih memiliki kekurangan pada saat melakukan registrasi akun.

Fitur Auto-Delete Youtube

Sudah tahukah Anda jika saat Youtube telah memiliki fitur menghapus data secara otomatis? Melansir CNBCIndonesia.com, YouTube memberikan kontrol yang lebih besar pada data pengguna. Aplikasi berbagi video ini meluncurkan fitur bernama auto-delete yang secara otomatis riwayat (history) menghapus aktivitas pengguna.

Fitur Auto-delete akan memberikan tiga opsi terhadap riwayat pencarian di YouTube. Yakni, hapus manual, hapus setelah tiga bulan atau hapus setelah 18 bulan.

Berikut cara menggunakan fitur ini:

Masuk ke myactivity.google.com dan login menggunakan alamat email yang digunakan sebagai akun di YouTube. Klik box bagian kanan bawah dan akan muncul tiga opsi. Pilih sesuai keinginan.

Selain fitur auto-delete di YouTube, Google juga menghadirkan incognito mode di Google Maps. dengan mode ini pengguna tidak akan meninggalkan riwayat mencarian lokasi di aplikasi Maps.

Peretas Bisa Menyusup di Whatsapp

Hati-hati jika para hacker (peretas) bisa menyusup telepon genggam anda hanya melalui kiriman gambar. Melansir Tekno Kompas, peneliti keamanan yang dikenal dengan nama “Awakened” menemukan celah keamanan di WhatsApp versi Android. Celah keamanan bernama “double-free” itu bisa disusupi peretas menggunakan kiriman gambar GIF yang mengandung kode berbahaya.

Double free memicu kerusakan memori perangkat yang bisa menimbulkan beragam skenario. Mulai dari aplikasi yang terblokir hingga membuka akses ke perangkat pengguna sepenuhnya. Kemungkinan terparah, peretas bisa memanfaatkan celah ini untuk mencuri data pengguna seperti informasi password, kartu kredit dan nomor PIN.

Awakened menjabarkan singkat cara kerja bug ini. Peretas akan mengirimkan GIF berbahaya tadi dan mereka akan menunggu pengguna membuka GIF tersebut. Setelah dibuka bug akan menyerang dan bisa membuka akses ke galeri gambar WhatsApp.

Cara menghindarinya adalah segera memperbarui aplikasi Whatsapp Anda dengan versi terbaru, karena Whatsapp telah menyediakan layanan keamanan yang lebih handal pada versinya terbaru. Selainnya jaga keamanan informasi Anda dengan tidak menyimpan nomor PIN rekening ada pada kontak telepon atau aplikasi pesan WA.

Blokir Komentar “Bully” di Instagram

Maraknya komentar yang berbau negative dan mengarah ke “bully” selama ini tidak dapat terhindarkan mengingat siapapun dapat menuliskan komentar pada setiap postingan yang diunggah ke akun media sosial kita. Terbaru dari Instagram saat ini telah disediakan fitur untuk memblokir komentar “bully”  melalui opsi opsi “Restrict Account”.

Melansir Kompas.com, fitur ini bisa membatasi pengguna Instagram lain untuk berkomentar kasar yang bernada merundung (bullying), di postingan Instagram milik pengguna. Fitur ini juga memungkinkan komentar di sebuah postingan Instagram hanya dilihat oleh pemilik postingan, dan pemberi komentar saja.

Dengan fitur Restrict Account ini, komentar yang dibatasi tersebut hanya akan bisa dilihat oleh sang pemberi komentar semata, artinya orang lain tidak akan bisa melihat komentar tersebut. Untuk melihat komentar yang telah diblokir, pengguna cukup klik “See Comment” atau “Lihat Komentar”.  Uniknya, pengguna yang dibatasi komentarnya ini tidak akan tahu bahwa mereka telah “diblokir”.

JamRide, Ojek “Online” Ibu Kota Baru

Di Jakarta ada Gojek dan Grab, ternyata di ibukota baru nanti sudah beroperasi ojek online bernama Jamride. Aplikasi yang merupakan singkatan Penajam Ride ini diprakarsai oleh Bondan Yulianto dan sang istri untuk membuat aplikasi antar-jemput serupa dengan Gojek maupun Grab pada bulan April lalu. Seperti yang diketahui Gojek dan Grab memang belum masuk ke daerah Penajam, Kalimantan Timur.

Fitur layanan yang ditawarkan oleh JamRide antara lain Jam-Ride, Jam-Food, Jam-Mart, Jam-Shop yang memang sudah tersedia seperti aplikasi Gojek dan Grab. Ada yang berbeda yaitu layanan layanan bank sampah (Jam-Trash), ada layanan produk UKM desa (Jam-Des), ada layanan speedboat untuk menyeberang teluk Balikpapan (Jam-Speed), lalu ada layanan advertising (undangan, banner, brosur).

Bagaimana sudah siap mencoba JamRide di ibukota baru?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Aplikasi PeduliLindungi Tracing Kontak Covid-19 Aman, Tapi Hati-Hati Palsuannya!

Jakarta, RakyatRukun.com – Melansir CNNIndonesia.com tanggal 18 April 2020, Pemerint…