Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menggelar Operasi Patuh Jaya 2019 mulai hari ini, Kamis (29/8) yang digelar diseluruh wilayah Jakarta Raya serta Bekasi dan Depok. Operasi Patuh Jaya 2019 ini akan berlangsung selama 14 hari mulai hari Kamis, 29 Agustus 2019 sampai 11 September 2019. Melansir CNN Indonesia, terdapat 16 titik lokasi yang akan diawasi oleh anggota satlantas masing-masing Polres antara lain:

1. Jalan Joglo Raya

2. Jalan Daan Mogot Mayora Cengkareng

3. Jalan Pasar Minggu Raya Robinson

4. Jalan Plumpang Raya

5. Traffic Light Mangga Dua

6. Jalan Ring Road Kembangan

7. Jalan Lenteng Agung

8. Jalan Bekasi Timur

9. Jalan R. Suprapto

10. Jalan Benteng Betawi

11. Jalan Letnan Sutopo

12. Jalan Margonda Raya

13. Jalan Ir H Juanda

14. Jalan RE Martadinata

15. Pelabuhan Tanjung Priok, Jalan Pelabuhan Pintu 9 dan 8

16. Bandara Soekarna Hatta, Jalan P1

Operasi Tujuh Pelanggaran Lalu Lintas

Operasi Patuh Jaya 2019 yang berlangsung mulai pukul 09.00 – 11.00 WIB ini bertujuan untuk melakukan operasi terhadap tujuh pelanggaran lalu lintas yakni :

  1. Pengemudi yang melawan arus
  2. Penggunaan rotator atau sirine yang tidak diperuntukkan
  3. Penggunaan ponsel saat mengemudi
  4. Pengemudi yang tidak menggunakan helm sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI)
  5. Pengemudi yang menggunakan narkoba atau minuman keras
  6. Pengemudi berusia di bawah 17 tahun
  7. Pengemudi yang mengendarai mobil melebihi batas kecepatan

Menurut Wakil Kapolda Metro Jaya, Brigjen Wahyu Hadiningrat, anggota akan memprioritaskan tiga dari tujuh sasaran pelanggaran diatas yaitu pengemudi melawan arus, penggunaan rotator dan pengemudi dibawah umur. Dengan melibatkan 2.389 personel gabungan dari polisi dan Dishub DKI Jakarta, Operasi Patuh Jaya ini memang dilakukan untuk menertibkan pengendara bermotor dan mobil di jalan raya.

Lengkapi Surat Kendaraan

Agar pengendara bermotor dan mobil tetap nyaman dalam melakukan perjalanan di 16 titik lokasi dilakukannya Operasi Patuh Jaya 2019 ini sebaiknya bepergian dengan kendaraan dengan melengkapi surat kendaraan seperti SIM dan STNK. Polda Metro Jaya juga mengaku akan menyesuaikan kondisi lalu lintas sehingga tidak sampai menyebabkan jalanan lalu lintas menjadi macet.

Hari Pertama Ratusan Motor Terjaring Razia

Pada hari pertama, Polda Metro Jaya berhasil menertibkan ratusan kendaraan bermotor yang melawan arus jalan dan melanggar aturan. Seperti yang terjadi di jalan Kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan yang berdekatan dengan stasiun kereta api.

Polisi Dibantu Kamera e-Tilang

Titik lokasi yang ditetapkan oleh Polda Metro Jaya sebanyak 16 titik lokasi operasi merupakan lokasi yang belum terpasang kamera pemantau untuk sistem e-tilang atau tilang elektronik. Untuk Kawasan Sudirman dan Thamrin, petugas lalu lintas dibantu oleh kamera e-tilnag yang mampu menangkap sejumlah pelanggaran yang dilakukan oleh pengendara. Termasuk menggunakan handphone saat berkendaraan. Surat tilang sendiri akan dikirimkan langsung ke rumah pengemudi melalui integrase data dengan E-KTP pengemudi yang terdaftar pada plat nomor kendaraan.

Pelanggaran Lalu Lintas Meningkat 90 Persen

Wakapolda Metro Jaya berharap Operasi Patuh Jaya tahun ini dapat menekan korban fatalitas dan meminimalisir kemacetan lalu lintas serta terwujudnya kamseltibcarlantas (keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas) yang mantap. Berdasarkan data dari Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, pelanggaran dan teguran yang diterima oleh petugas pada Operasi Patuh Jaya tahun 2018 lalu meningkat 90 persen dari tahun 2017. Tercatat sebanyak 12.685 pelanggaran terjadi tahun 2018. Semoga tahun 2019 ini angka pelanggaran lalu lintas menurun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

PANGAN DAN PERTAHANAN NEGARA

Logistik tidak dapat memenangkan pertempuran. Tetapi tanpa logistik pertempuran tidak dapa…