Politikus PKB Lukman Edy berpendapat usulan soal pembentukan paguyuban korban Jokowi merupakan bentuk kampanye negatif yang ditujukan ke Jokowi. (CNN Indonesia/Abi Sarwanto)

Jakarta, CNN Indonesia — Ketua DPP PKB Muhammad Lukman Edy menilai pembentukan kelompok atau paguyuban korban rezim Joko Widodo merupakan bentuk kampanye negatif terhadap Joko Widodo.
Isu pembentukan Paguyuban Korban Jokowi yang digagas Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon tidak perlu dibesarkan, karena tidak mendidik masyarakat.
“Itu bagian dari negative campaign, mungkin ada yang tidak puas dengan Jokowi. Tapi ini enggak penting buat kampanye damai,” kata Lukman saat ditemui di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Menteng, Jakarta Pusat, Senin (17/9).
Menurut Lukman seharusnya isu yang dimainkan dalam pemilu kali ini terkait dengan ide dan gagasan yang dapat membawa perubahan positif bagi negara dan masyarakat.
“Itu enggak produktif. Bagaimana sekarang kita perang ide dan gagasan, mengedukasi masyarakat,” kata dia.
Fadli Zon sebelumnya yang ingin membentuk paguyuban yang anggotanya merupakan tokoh-tokoh yang dianggap sebagai korban kriminalisasi era Presiden Joko Widodo.
Fadli mengutarakan ide paguyuban itu ketika menanggapi pertanyaan wartawan terkait salah satu poin rekomendasi Ijtimak Ulama II yang menjamin keamanan dan memulihkan hak-hak pemimpin FPI Rizieq Shihab.
Menurut Lukman, pembentukan paguyuban itu dilakukan oleh orang-orang yang tidak puas atas kinerja Jokowi selama memimpin pemerintahan. Oleh karena itu, isu seperti ini sedianya tidak perlu digunakan dalam pemilu 2019 karena justru bisa memunculkan konflik.
Lukman mengajak seluruh pihak, khususnya lembaga swadaya masyarakat yang aktif memantau pemilu ikut andil melakukan riset dan penelitian terkait isu-isu yang baik boleh dan tidak boleh dimainkan selama gelaran pesta demokrasi.
Sebab, hingga saat ini kampanye negatif kerap dilakukan lantaran tidak ada aturan yang melarangnya. Padahal, jika isu ini dimainkan tidak ada hal positif yang diperoleh masyarakat.
“Menginventarisasi isu-isu apa di tengah masyarakat, walaupun itu bagian dari negative campaign yang dibolehkan tetapi kalau tidak produktif, kita katakan tidak produktif buat bangsa, lantas untuk apa,” ujarnya.

 

Sumber  :https://www.cnnindonesia.com/nasional/20180917204318-32-330925/politikus-pkb-anggap-paguyuban-korban-jokowi-kampanye-negatif

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Aplikasi PeduliLindungi Tracing Kontak Covid-19 Aman, Tapi Hati-Hati Palsuannya!

Jakarta, RakyatRukun.com – Melansir CNNIndonesia.com tanggal 18 April 2020, Pemerint…