Presiden Tidak Akan Intervensi KPK

Kasus penangkapan Ketua Umum PPP Rommhurmuziy (Rommy) merupakan kasus yang cukup mencengankan. Hal ini dikarenakan Rommy dan PPP adalah salah satu pendukung pasangan calon nomor 01 Joko Widodo dan Ma’ruf Amin. Akan tetapi kasus ini adalah murni persoalan pribadi. Dan persoalan tersebut tidak ada kaitannya dengan Rommy sebagai pendukung paslon nomor 01 Jokowi – Ma’ruf. Hal ini dikatakan oleh cawapres nomor 02 Ma’ruf Amin, yang menegaskan bahwa kasus Rommy tidak ada kaitannya dengan pilpres.

Dikutip dari Detik.com, Ma’ruf mengatakan “Itu saya kira masalah pribadi tidak ada kaitannya dengan pilpres, jangan sampai ini dikait-kait. Itu pribadi, tidak ada hubungannya sama pilpres.”

Pada kesempatan yang sama Ma’ruf mengatakan bahwa dalam penanganan kasus tersebut juga harus mengedepankan asas praduga tak bersalah. Ma’ruf juga mengatakan bahwa kasus OTT Rommy ini merupakan salah satu bukti bahwa pemerintah serius dan tidka pandang bulu dalam pemberantasan korupsi. Ma’ruf menolak bahwa adanya anggapan mengenenai terseretnya Rommy merupakan kegagalan pemerintah. Karena Ma’ruf Am’in melihat bahwa pada saat ini korupsi sangat mudah terendus oleh KPK.

Hal senada juga diungkapkan oleh Juru Bicara (Jubir) TKN Inas N Zubir, netralitas KPK sebagai lembaga antirasuah yang independent dan tidak dapat diintervensi sebenarnya sudah menjadi rahasia umum. Hal ini juga dikuatkan oleh Presiden Joko Widodo yang tidak akan mengintervensi KPK dan kasus Rommy ini khususnya.

“Jokowi tidak melakukan intervensi apapun serta menyerahkan sepenuhnya kepada KPK untuk memproses kasus yang diduga melibatkan Romahurmuziy,” kata Inas kepada Okezone.

Jubir TKN juga menyebutkan bahwa kasus penangkapan Rommy pada OTT di Kantor Kanwil Menteri Agama ini merupakan pembuktian Presiden Indonesia tidak pandang bulu dengan proses penegakan hukum. Inas menekankan bahwa dengan ditangkapnya Rommy membuktikan bahwa Presiden sangat serius dalam memberantas korupsi.

Presiden Jokowi Dodo pun memberikan kewenangan penuh kepada Komisi Pemberantasan Korupsi untuk menangangi dugaan suap berkaitan dengan jual beli jabatan di Kementerian Agama (Kemenag) yang menyeret Rommy selaku Ketua Umum PPP. Karena walaupun Rommy merupakan salah satu pendukung Jokowi sebagai Capres petahana, tidak menyurutkan langkah hukum yang berlaku.

Pada kasus tersebut KPK juga menggeledah ruangan Menteri Agama Lukman Hakin Saifuddin. Dalam penggeledahan tersebut penyidik menyita uang sejumlah ratusan juta dalam pecahan rupiah dan dollar AS. Atas 2 kasus yang saling berkaitan tersebut Presiden tidak memberikan banyak tanggapan. Akan tetapi Presiden Jokowi Dodo mengatakan tidak akan mengintervensi kasus tersebut dan memerintahkan kepada lembaga tersebut untuk menyelidiki kasus tersebut hingga ke akar-akarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Pegawai Rutan Makassar Mengikuti Upacara Gabungan Dalam Memperingati Hari Bela Negara

Jakarta (RakyatRukun.com) – Memperingati Hari Bela Negara, Kepala Rutan Kelas I Maka…