Simulasi pengamanan Pemilu di Kaltim. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com – Ribuan aparat gabungan Polri, TNI dan pemerintah memastikan kesiapan pengamanan tahapan Pemilu 2019 di Kalimantan Timur, yang dijadwalkan dimulai 23 September 2018. TNI menyiapkan 3.760 personelnya, membantu tugas Polri.  Kesiapan itu ditunjukkan dengan simulasi penanganan di halaman parkir GOR Sempaja, Samarinda, Selasa (18/9). Simulasi untuk menangani aksi demonstrasi yang memungkinkan muncul saat Pemilu 2018. “Ada 1.020 personel, itu gabungan. Dalam simulasi, kita gambarkan bagaimana Polri, dibantu TNI dan unsur pemerintah, melaksanakan pengamanan tahapan inti Pemilu,” kata Kapolda Kalimantan Timur Irjen Pol Priyo Widyanto ditemui wartawan usai simulasi. Priyo menerangkan, pengamanan Polri, mulai dari tahapan kampanye, sampai dengan masa pemungutan suara. “Kita simulasikan permasalahan-permasalahan, yang harus dihadapi,” ujar Priyo. “Sebagai gambaran, bahwa Polda Kaltim didukung Kodam VI Mulawarman, siap melaksanakan pengamanan rangkaian tahapan Pemilu 2019, yang dimulai 23 September,” tambahnya. Priyo menepis, aksi simulasi penanganan Polda Kaltim, bukan sebagai gambaran potensi terjadinya konflik serius di Kaltim. “Tidak lah (potensi konflik serius). Ini protap, setiap operasi Kepolisian. Jadi dilakukan praoperasi,” terang Priyo.

Sumber : https://www.merdeka.com/peristiwa/seribuan-personel-gabungan-bakal-amankan-pemilu-di-kaltim.html

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

PANGAN DAN PERTAHANAN NEGARA

Logistik tidak dapat memenangkan pertempuran. Tetapi tanpa logistik pertempuran tidak dapa…