Suara Masuk 70 Persen, Papua Masih Terhambat

Memasuki hari ke-21 setelah pelaksanaan Pemilu 2019, hasil hitung suara Pilpres 2019 sudah masuk di angka 70,8 persen. Suara yang masuk berasal dari 576.224 TPS dari 813.350 TPS yang melaksanakan Pemilu 2019. Hasilnya, pasangan Capres dan Cawapres Jokowi-Ma’ruf Amin masih unggul dengan perolehan suara 56,24 persen. Sedangkan pasangan Capres dan Cawapres Prabowo-Sandiaga memperoleh suara sebesar 43,76 persen.

Disaat sebagian besar provinsi di Indonesia mampu menyelesaikan penghitungan suara diatas 60 – 99 persen, Provinsi Papua dan Papua Barat hingga saat ini masih berada di 7,4 persen dan 20,3 persen.

Banyak Masalah Pemilu di Papua

Dilansir Tirto.id (26/4/2019), beberapa bulan sebelum penyelenggaraan Pemilu 2019, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan Papua adalah daerah rawan. Pernyataan serupa pernah dikatakan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian. Alasan disebut daerah rawan itu beragam, mulai dari faktor geografis, politik uang, hingga keberadaan kelompok bersenjata. Apa yang dikhawatirkan mereka menjadi nyata. Setidaknya, empat masalah muncul sebelum, saat, dan sesudah waktu pencoblosan normal, 17 April. Mulai dari masyarakat yang hanya ingin menggunakan sistem noken atau titip suara saat pemilu, soal terlambatnya distribusi logistik, masalah cuaca, pembakaran surat suara serta manajemen pemilu yang buruk. Hingga kemungkinan hal-hal inilah yang menyebabkan saat ini penghitungan suara di Papua dan Papua Barat jauh tertinggal dari provinsi lainnya.

Komisioner KPU mengaku sudah mendahulukan pengiriman logistik ke Papua. Namun faktanya, keterlambatan masih terjadi. KPU sadar banyak kekurangan dari pemilu tahun ini, terutama terkait pileg dan pilpres yang diselenggarakan serentak.

Suara di Provinsi Papua dan Papua Barat (Sumber : Pemilu2019.kpu.go.id)
Suara di Provinsi Papua dan Papua Barat (Sumber : Pemilu2019.kpu.go.id)

Pemungutan Suara Ulang

Ketua Komisioner Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman menyerahkan tindak lanjut atas kisruh pemungutan suara Pemilu 2019 di Provinsi Papua kepada KPUD Papua. Dilansir Antaranews.com (24/4) lalu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua melaksanakan pemungutan suara ulang (PSU) pada 49 tempat pemungutan suara yang tersebar di empat kabupaten dan kota di Papua.

Ketua KPU Papua Theodorus Kossay, di Jayapura, Rabu menyebutkan empat kabupaten dan kota yang akan melaksanakan PSU, yaitu Kabupaten Jayawijaya 12 TPS, Kabupaten Intan Jaya 34 TPS, Kota Jayapura dua TPS, dan satu TPS di Asmat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Pegawai Rutan Makassar Mengikuti Upacara Gabungan Dalam Memperingati Hari Bela Negara

Jakarta (RakyatRukun.com) – Memperingati Hari Bela Negara, Kepala Rutan Kelas I Maka…