www.alamy.com

Teknologi Disruptif akan Mengubah Kebutuhan Infrastruktur Masa Akan Datang. Presiden Joko Widodo hampir menyelesaikan satu periode kepemimpinannya sebagai Presiden Republik Indonesia. Seperti yang ditulis dalam media suara.com, Presiden Jokowi menyebutkan bahwa dalam 4 tahun ini Indonesia fokus dan konsen dalam pembangunan infrastruktur. Pembangunan baik jalan, jalan tol, bandara, pelabuhan, bendungan, yang terlihat sudah banyak selesai dan paling banyak akhir tahun 2018 dan awal tahun 2019. Bahkan, terdapat proyek-proyek infrastruktur yang telah selesai dan tinggal dilakukan peresmian.

 

Pembangunan infrastruktur secara masif dan merata di seluruh pelosok tanah air selama 4 tahun terakhir menjadi fondasi untuk lompatan kemajuan Indonesia di masa depan. Ketersediaan infrastruktur menjadi modal Indonesia meningkat sebagai negara maju, dan tidak terperangkap sebagai negara berkembang saja atau “middle income trap”.

 

Laporan McKinsey Global Institute berjudul Bridging Global Infrastructure Gaps, memaparkan pembangunan infrastruktur memiliki tingkat pengembalian sosioekonomi sekitar 20 persen. “Dengan kata lain, satu dolar investasi infrastruktur dapat meningkatkan PDB. Setiap 20 sen yang digunakan untuk investasi infrastruktur, dapat meningkatkan produktivitas dalam jangka panjang.

 

Selain pembangunan infrastruktur untuk umum, suatu negara juga tidak boleh melupakan adanya perkembangan teknologi disruptif. Menurut Clayton M, teknologi disruptif sejatinya mengandung makna teknologi dengan inovasi terbaru yang membantu menciptakan pasar baru, mengganggu atau merusak pasar yang sudah ada, dan pada akhirnya menggantikan teknologi terdahulu tersebut. Salah satu tulang punggung revolusi industri generasi keempat atau revolusi industri 4.0 adalah teknologi disruptif. Perkembangan teknologi disruptif salah satunya adalah ditandai dengan teknologi internet sangat berkembang dengan cepat. Ketika kita berbicara disrupsi maka kita akan dihadapkan pada efisiensi, kecepatan, kenyamanan, dan kualitas sehingga tidak hanya di bidang teknologi informasi.

 

Menurut Kementerian Informatika dan Komunikasi RI, ada tiga sektor yang akan mengalami teknologi disruptif di Indonesia yaitu sektor transportasi, sektor keuangan, dan sektor industri. Adapun teknologi utama yang mendorong terjadi disruptif tersebut dipengaruhi oleh teknologi artificial intelligent, block chain, cloud computing, big data, dan security. Berbicara ekonomi digital ada empat isu strategis yang akan muncul dan harus diselesaikan secara paralel yaitu infrastruktur, perubahan paradigma, regulasi dan suprastruktur dan digital talent. Infrastruktur dalam hal manyangkut wilayah di pelosok yang belum tersentuh teknologi broadband.

 

Beberapa kemungkinan perubahan kebutuhan infrastruktur yang ditimbulkan oleh teknologi disruptif menurut Laporan McKinsey Global Institute antara lain :

www.fairobserver.com
  1. Kendaraan otonom.

Mobil yang tersedia di pasaran saat ini akan membawa kita ketepi mengemudi secara otonom. Adopsi kendaraan otonom selama dekade berikutnya dapat mengalihkan lalu lintas dari sistem angkutan umum kembali ke mobil, meningkatkan lalu lintas jalan, dan mengubah pola arus lalu lintas. Itu akhirnya bahkan dapat membentuk kembali desain kota, tata letak perkotaaan, dan investasi real estate jika kedekatan dengan angkutan umum menjadi kurang berharga atau waktu tempuh menjadi lebih murah untuk penumpang yang dapat bekerja atau menonton video selama perjalanan. Kendaraan self-driving juga dapat secara substansial meningkatkan kapasitas jalan. Komunikasi kendaraan memungkinkan jarak yang lebih erat antar mobil dan ketika persimpangan jalan bertambah dibutuhkan protokol yang lebih efisien daripada lampu lalu lintas.

2. Pengiriman drone

Perusahaan seperti Deutsche Post dan Amazon sudah bereksperimen dengan pendekatan ini, yang dapat melakukan pengiriman barang-barang melalui udara menggunakan drone. Sementara membutuhkan pendekatan baru untuk kontrol lalu lintas udara jika teknologi ini akan diterapkan.

www.analyticsindiamag.com

3. Teknologi manufaktur tambahan dan otomatisasi canggih.

Pencetakan 3D dan produksi otomatis dapat mempersingkat rantai pasokan manufaktur, mengurangi permintaan untuk pengiriman kontainer karena lebih banyak barang yang diproduksi dekat titik para konsumen.

http://marketeers.com

 

4. Bahan material canggih dan energi terbarukan.

Pola dan volume lalu lintas untuk komoditas seperti batubara dan minyak akan berkembang seiring lebih banyaknya kebutuhan dunia akan energi dunia yang terbarukan. Volatilitas dalam produksi listrik dan sumber permintaan baru dari kendaraan listrik dan penyimpanan skala fasilitas jaringan akan membutuhkan perbaikan infrastruktur jaringan. Selain itu, serpihan gas dan eksplorasi minyak membutuhkan akses baru dan infrastruktur transportasi serta perubahan produksi listrik.

www.colsontransport.co.uk

5. Digitalisasi.

E-commerce dapat mengubah permintaan di seluruh jaringan logistik. Kota pintar dapat mengarahkan arus lalu lintas dengan lebih baik. Teknologi digital dapat melacak dan menentukan harga penggunaan jalan dan sistem angkutan umum dengan cara yang lebih akurat dan nyaman; ini bisa mempengaruhi volume dan mode lalu lintas serta menyediakan pembacaan permintaan yang lebih akurat untuk infrastruktur baru. Pada saat yang sama, permintaan untuk broadband bergerak dan infrastruktur yang tetap serta bandwidth pasti akan terus meningkat.

6. https://www.adomonline.com/ghana-news/wp-content/uploads/2017/07/E-commerce.jpg

 

Cepat atau lambat Indonesia harus segera mengikuti perubahan infrastruktur untuk memenuhi perkembangan teknologi disruptif akan tidak tertinggal dengan negara lain. Tantangan di Indonesia terkait dengan tenaga kerja, teknologi, dan regulasi pemerintah. Dari sejumlah data dan kebijakan,

 

pemerintah dinilai lambat dalam merespons era ekonomi disruptif ini. Pemimpin yang melanjutkan tonggak kepemimpinan Indonesia kedepan sebaiknya mampu menghadapi perubahan kebutuhan khususnya dalam kelima infrastruktur diatas. Indonesia harus siap.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Pegawai Rutan Makassar Mengikuti Upacara Gabungan Dalam Memperingati Hari Bela Negara

Jakarta (RakyatRukun.com) – Memperingati Hari Bela Negara, Kepala Rutan Kelas I Maka…