Jakarta (RakyatRukun.com) – Diberitakan dari laman beritasatu.com, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri mengawali tugasnya memberantas korupsi dengan mengunjungi seluruh pegawai Lembaga Antikorupsi dan institusi serta lembaga terkait.

Pada hari ini, Selasa (7/1/2020) misalnya, Firli melakukan courtesy call atau kunjungan kehormatan ke Kementerian Keuangan (Kemkeu), Kementerian Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan (Kemko Polhukam) serta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Sehari sebelumnya, Firli dan jajarannya mengunjungi Mabes Polri. Langkah ini dilakukan Firli untuk memperkuat soliditas dan sinergitas dalam upaya memberantas korupsi di Indonesia.

“Segala upaya kita, baik pencegahan maupun penindakan akan mengarah kepada negara Indonesia bebas dari korupsi. Mari kita bersatu bekerja bersama-sama membangun negeri kita dan bangsa kita untuk mewujudkan rakyat Indonesia yang sejahtera,” kata Firli di Kantor Kemko Polhukam, Jakarta, Selasa (7/1/2020).

Firli yang tercatat lahir pada 8 November 1963 merupakan Ketua KPK periode 2019-2023. Sebelum menjabat sebagai Ketua KPK, karir Firli Bahuri di kepolisian terbilang gemilang.

Firli yang sempat empat kali tidak lolos proses seleksi Akademi Kepolisian (Akpol) hingga menjadi bagian dari Akpol tahun 1990 tercatat pernah menduduki sejumlah jabatan penting.

Beberapa di antaranya, Direskrimsus Polda Jateng, Ajudan Wakil Presiden era Boediono, Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB), Deputi Penindakan KPK, Kapolda Sumatera Selatan hingga Kabarhakam Polri.

Kepemimpinan Firli telah nampak saat masih menimba di Akpol dengan terpilih sebagai Komandan Resimen Taruna yang bertanggung jawab atas seluruh aktivitas taruna di luar jam kuliah. Di Akpol pula, kepemimpinan Firli semakin terasah melalui olahraga yang digemarinya, yakni tenis lapangan dan bulutangkis.

Menurut Firli, olahraga mengajarinya cara memanfaatkan setiap kesempatan yang ada. Dalam olahraga, setiap pertandingan harus dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk meraih kemenangan.

“Kalau kita bisa menang hari ini, jangan pernah kita menunda untuk esok hari, karena esok hari belum tentu kita bisa menang. Gunakanlah kesempatan itu dengan sesungguhnya, sekeras-kerasnya dan supaya ada manfaatnya bagi diri anda sendiri dan orang lain,” kata Firli.

Di sisi lain, olahraga juga mengajarkan dan membangun jiwa kompetitif dan sportivitas. Menurutnya, dalam setiap pertandingan tentu ada pihak yang menang dan di sisi lain ada pihak yang kalah. Bagi Firli, jiwa kompetitif dan sportif ini dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Setiap pertandingan itu pasti ada menang dan kalah, tetapi tidak ada orang yang ingin bertanding dengan target kalah, pasti ingin menang. Kalaupun harus kalah jangan terlampau jauh, kalau ibarat tenis kalahnya tie break, 10-9 atau 7-6,” katanya.

Di sisi lain, Firli mengungkapkan, olahraga merupakan cara membebaskan diri dari padatnya rutinitas kerja. Olahraga membuatnya dapat berekspresi bebas secara positif.

“Saya senangnya begini ya di olahraga itu kita bisa berteriak, mengekspresikan gaya, kalau pukulan bagus itu bisa iyesssss. Itu kanpelampiasan ekspresi kita. Di kantor kan tidak mungkin kita melakukan yang seperti itu,” kata Firli.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

TNI : Kapal Nelayan China Keluar Dari ZEE

Jakarta (RakyatRukun.com) – TNI memastikan tak ada lagi nelayan China yang melakukan…