Warga Amerika asal Kota Seatel, Josh mengaku sangat kagum dengan keunikan budaya Sumba Timur.

Josh ketika ditemui POS-KUPANG. COM saat menyaksikan Expo Tenun Ikat Sumba Tahun 2019 di lapangan Pahlawan, Kota Waingapu, Kamis (11/7/2019) mengaku ia datang jauh-jauh dari Amerika untuk ke Sumba Timur ingin melihat budaya Sumba Timur di acara Festival Sandelwood dan Expo Tenun Ikat Sumba.

Josh yang datang dari Amerika sejak, Selasa (9/7/2019) itu mengaku budaya Sumba Timur sangat bagus dan unik. Kain tenun ikat Sumba Timur dan berbagai macam budaya di Sumba Timur sangat beda dan tidak ada di Negaranya.

“Saya datang dari Seatel Amerika untuk melihat-lihat budaya Sumba. Tenun ikat ini buat saya kagum karena cukup indah. Sangat beda dan tidak ada di Negara saya,”ungkap Josh yang dikutip dari tribunnews.com.

Pengunjung lainya, Wira Nata asal Jakarta juga mengatakan mengaku sangat senang dengan kebudayaan tenun. Apalagi acara Expo Tenun Ikat Sumba Timur.

“Saya suka dengan kebudayaan Sumba, ini sangat bagus, acaranya juga sangat bagus. Aku suka sekali, ternyata memang keren sih motif kain tenun Sumba Timur ini, apalagi mama-mama nenun secara rame-rame begini keren,”ungkap Wira.

Robert Lawang Dosen Universitas Indonesia sekaligus peneliti juga kepada POS-KUPANG. COM mengaku ia sangat terkesan.

Menurutnya kain tenun Sumba Timur merupakan kekayaan yang paling indah di NTT baik dari motif kain tenun, tradisi dan budaya dan ia belum perna lihat pameran sebagus itu dibadingkan di daerah lain di NTT seperti Timor dan Flores.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

PANGAN DAN PERTAHANAN NEGARA

Logistik tidak dapat memenangkan pertempuran. Tetapi tanpa logistik pertempuran tidak dapa…